Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laporan Terbaru Asia Center, Disinformasi Iklim Menyebar Sistematis di Indonesia

redaksi
21 Februari 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Laporan Terbaru Asia Center, Disinformasi Iklim Menyebar Sistematis di Indonesia

FOTO: ASIA CENTRE

Darilaut – Lembaga penelitian masyarakat sipil Asia Center dalam laporan terbaru menyebutkan di Indonesia, disinformasi iklim telah disebarkan secara sistematis oleh aktor negara dan korporasi untuk memperkuat prioritas pembangunan cepat dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini telah melegitimasi penghapusan dan delegitimasi sistem pengetahuan dan pengelolaan lingkungan Masyarakat Adat atas nama “pembangunan,” terlepas dari meningkatnya dampak iklim dari kebijakan tersebut.

Laporan dengan judul “Climate Disinformation in Indonesia: Prioritising Development Over Indigenous Peoples’ Vulnerability” (2026) tersebut antara lain mengkaji dinamika disinformasi iklim di Indonesia dan secara khusus dampaknya terhadap Masyarakat Adat untuk mengatasi isu-isu yang saling terkait antara perubahan iklim, disinformasi, dan marginalisasi Masyarakat Adat.

Direktur Regional Asia Centre, Dr. James Gomez, dalam pengantar laporan menjelaskan sebagai isu yang semakin mendesak di Asia-Pasifik, disinformasi iklim muncul dari peningkatan disinformasi yang lebih luas baik daring maupun luring.

Bentuk gangguan informasi ini menggunakan berbagai saluran untuk menyebarkan narasi lingkungan yang salah.

Tujuannya untuk menipu publik dan mendistorsi wacana iklim, yang pada akhirnya berkontribusi pada marginalisasi masyarakat adat dan penolakan identitas mereka dengan mengecualikan mereka dari pengambilan keputusan terkait iklim, kata James.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Asia CentreDisinformasi IklimGreenwashingMasyarakat Adat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mengapa Penggunaan Bahasa Gorontalo Berbeda Saat Prosesi Peradatan Pernikahan?

Next Post

Bentuk Disinformasi Iklim di Indonesia

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
3.099 Kasus Litigasi Iklim Diproses di Banyak Negara, Salah Satunya Greenwashing

Bentuk Disinformasi Iklim di Indonesia

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

4 Orang Hilang Karena Banjir di Parigi Moutong Belum Ditemukan

Terombang-ambing di Laut Jawa, 10 Awak Diselamatkan Kapal Berbendera Marshal Island

Badai Tropis Malakas Terbentuk di Samudra Pasifik Bagian Barat

UNESCO: Kebahagiaan Inti Transformasi Pendidikan

Tim SAR Temukan Bangkai KMP Virgo Transport 8 Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 113 Orang Telah Dievakuasi

2 WNI Sembuh dari Covid-19 di Kamboja Konsumsi Obat, Vitamin dan Minyak Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.