Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

redaksi
3 November 2026
Kategori : Berita
0
Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Desa pesisir yang hancur akibat tsunami. FOTO: OCHA/ Anthony Burke/UN

Smong perlu dimasukkan ke dalam kosakata bahasa Indonesia. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mencantumkan istilah bahasa Jepang “tsunami” untuk merujuk pada fenomena yang oleh masyarakat Simeulue disebut sebagai “smong”.

Padahal, di Jepang sendiri terdapat beragam istilah untuk menggambarkan fenomena alam yang kita kenal sebagai tsunami, seperti onami (gelombang besar), shakainamisu (gelombang yang naik hingga ke daratan), dan sebagainya.

Kata “tsunami” dalam bahasa Jepang berasal dari dua kata: “tsu” yang berarti pelabuhan, dan “nami” yang berarti gelombang; dengan kata lain, “gelombang pelabuhan”.

Jika ditinjau dari akar katanya, pemahaman mengenai bencana alam ini menjadi kurang lengkap. Apakah gelombang ini hanya berdampak pada pelabuhan? Apakah saya aman jika berada di pantai? Hal ini menjadi tidak jelas.

Meskipun demikian, istilah “tsunami” kini digunakan secara internasional—menggantikan istilah “gelombang pasang” (tidal wave) dalam berbagai bahasa sejak tahun 1980-an. Tentu saja, istilah “gelombang pasang” merupakan deskripsi yang jauh lebih keliru untuk fenomena gelombang raksasa tersebut, karena fenomena ini sama sekali tidak berkaitan dengan pasang surut air laut.

Oleh karena itu, terdapat beberapa alasan kuat untuk menjadikan “smong” sebagai bagian dari kosakata bahasa Indonesia.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: António GuterresHari Kesadaran Tsunami SeduniaPBBProvinsi AcehSmongtsunamiWorld Tsunami Awareness Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Next Post

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Mangkhut, Tinggi Gelombang di Maluku Utara 2.5 – 4 Meter

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Kemenhub Mendorong Masyarakat Beli Tiket Secara Online

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Syahbandar Bitung Keluarkan Edaran Larangan Buang Sampah

Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.