Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

redaksi
11 September 2020
Kategori : Berita
0
Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kementerian Perhubungan terus mendorong agar perusahaan salvage dan/atau pekerjaan bawah air menjadi perusahaan mandiri dan berdaya saing. Nantinya, untuk pelayanan ke depan kegiatan Salvage dan/atau Pekerjaan Bawah Air akan 100 persen dengan sistem online.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dalam hal ini disampaikan oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan, guna meningkatkan pemberdayaan perusahaan salvage dan/atau pekerjaan bawah air, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar perusahaan dapat berdaya saing. Selain itu, menjadi perusahaan yang mandiri dengan kekuatan modal maupun peralatan dan infrastruktur yang baik.

Untuk mencari solusi terbaik, Kementerian Perhubungan telah beberapa kali melakukan revisi Peraturan Menteri Perhubungan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga telah melakukan pendataan ulang untuk menghasilkan perusahaan yang benar-benar bekerja di bidang salvage dan/atau pekerjaan bawah air.

Selain itu, perusahaan yang sehat secara modal maupun peralatan kerja sehingga melahirkan perusahaan yang mampu untuk berdaya saing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah lebih dulu eksis yang mampu untuk Go-Public.

Apabila upaya peningkatan pemberdayaan ini berjalan dengan baik, seiring dengan peningkatan kualitas SDM, infrastruktur dan peralatan kerja, maka perusahaan akan mampu melakukan ekspansi serta dapat menjadi main kontraktor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Ditjen Perhubungan LautKPLPPekerjaan Bawah Air
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

DAS Ciliwung Makin Kritis

Next Post

51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

Postingan Terkait

Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

22 April 2026
Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

22 April 2026

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

Next Post
51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

Komentar tentang post

TERBARU

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

AmsiNews

REKOMENDASI

10 Ribu Kapal Akan Memperkuat Pengamatan Laut

UNG 5 Besar Kinerja Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Indonesia Timur

Provinsi Bali Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Angin Kencang, Pinisi Pusaka Indonesia Pindah Tempat Berlabuh

Badai Tropis Penha Terbentuk di Timur Mindanao, Laut Filipina

Menteri Susi: Harga Tinggi, Banyak yang Tergoda Selundupkan Benih Lobster

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.