Minggu, Oktober 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

redaksi
11 September 2020
Kategori : Berita
0
Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kementerian Perhubungan terus mendorong agar perusahaan salvage dan/atau pekerjaan bawah air menjadi perusahaan mandiri dan berdaya saing. Nantinya, untuk pelayanan ke depan kegiatan Salvage dan/atau Pekerjaan Bawah Air akan 100 persen dengan sistem online.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dalam hal ini disampaikan oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan, guna meningkatkan pemberdayaan perusahaan salvage dan/atau pekerjaan bawah air, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar perusahaan dapat berdaya saing. Selain itu, menjadi perusahaan yang mandiri dengan kekuatan modal maupun peralatan dan infrastruktur yang baik.

Untuk mencari solusi terbaik, Kementerian Perhubungan telah beberapa kali melakukan revisi Peraturan Menteri Perhubungan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga telah melakukan pendataan ulang untuk menghasilkan perusahaan yang benar-benar bekerja di bidang salvage dan/atau pekerjaan bawah air.

Selain itu, perusahaan yang sehat secara modal maupun peralatan kerja sehingga melahirkan perusahaan yang mampu untuk berdaya saing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah lebih dulu eksis yang mampu untuk Go-Public.

Apabila upaya peningkatan pemberdayaan ini berjalan dengan baik, seiring dengan peningkatan kualitas SDM, infrastruktur dan peralatan kerja, maka perusahaan akan mampu melakukan ekspansi serta dapat menjadi main kontraktor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Ditjen Perhubungan LautKPLPPekerjaan Bawah Air
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

DAS Ciliwung Makin Kritis

Next Post

51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026
6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

25 Oktober 2026

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Next Post
51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

51 Nelayan Aceh Timur Dapat Amnesti Dari Raja Thailand

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa KKN UNG Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kota Gorontalo

Banjir Bandang Sinyal Runtuhnya Ekosistem Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Besok 3 Maret Puncak Gerhana Bulan Total Warna Merah

Jembatan di Nusa Penida Patah, Puluhan Turis Asing Tercebur ke Laut

16.056 Pulau di Indonesia Sudah Diberi Nama

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.