Pada 21 dan 22 Agustus Kemenko Kemaritiman melakukan monitoring dan evaluasi ke Pulau Sebatik di Kalimantan Utara, dengan meninjau SKPT. Sebelumnya, pada 15 hingga 17 Mei lalu, Kemenko Kemaritiman telah melakukan kunjungan ke SKPT di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Merauke.
“Pulau sebatik merupakan pulau kecil Indonesia yang terletak di daerah terluar, tepatnya di wilayah Kalimantan utara yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Pulau Sebatik terletak di Kabupaten Nunukan dan menjadi salah satu tempat sentra kelautan dan perikanan terpadu. Jumlah pulau kecil di Indonesia adalah 17.504 pulau,” ujar Rahman.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Syahril Abd Raup mengatakan, nelayan diharapkan dapat memberikan andil dalam menghidupkan peluang bisnis di bidang kelautan dan perikanan di SKPT Sebatik.
Menurut Kepala Unit SKPT Sebatik Iswadi Rachman, dampak keberadaan SKPT dapat dirasakan oleh nelayan. Nelayan mengharapkan sarana dan prasarana SKPT dapat ditingkatkan.
Sempitnya lahan juga sangat berpengaruh pada aktivitas pengelolaan perikanan. Jenis ikan yang didapatkan atau diekspor antara lain udang, kepiting, ikan ikan demersal dan ikan karang.*





Komentar tentang post