Minggu, September 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kerjasama Internasional Perikanan Tuna

redaksi
1 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Tahun 1988 Harga Tuna Sirip Kuning Rp 600 Per Kilogram, Kini Rp 58 Ribu

Tuna sirip kuning segar dari Teluk Tomini, WPP 715. FOTO: DARILAUT.ID

Demikian halnya dari sisi peningkatan persyaratan pasar internasional, pada tahun 2018 untuk pertama kali produk tuna Indonesia mendapatkan pengakuan internasional dalam bentuk Sertifikat MSC Eco-Label kepada Perusahaan PT Citra Raja Ampat.

Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan tuna di Indonesia sudah diakui pengelolaannya secara internasional dan dapat memenuhi prinsip-prinsip berkelanjutan yang telah ditetapkan di tingkat regional (RFMOs) maupun internasional.

Sudah ada 9 perusahaan lagi yang saat ini dalam proses untuk mendapatkan pengakuan serupa. Di samping itu, melalui FAIR TRADE, produk perikanan tuna yang dihasilkan oleh para nelayan skala kecil, antar lain nelayan di Pulau Seram sudah mampu menembus pasar AS.

Selama tiga tahun berturut-turut tingkat kepatuhan Indonesia di IOTC meningkat dari 64 persen (2016), 73 persen (2017) dan 77 persen (2018), sedangkan di WCPFC meningkat dari 61 persen (2016) menjadi 81 persen (2017). Peningkatan ini merupakan upaya keras KKP untuk mematuhi resolusi yang tertuang dalam Conservation and Management Measures pada semua jenis komoditi tuna.

Keberhasilan ini juga menunjukan bahwa Pelaku Usaha Perikanan Tuna Indonesia semakin taat hukum dalam melaporkan hasil tangkapan.

Dalam Sidang IOTC 2019 tahun ini, Delegasi Indonesia turut aktif memperjuangkan keberlanjutan perikanan Tuna di Indian Ocean, antara lain berhasil mempejuangkan agar Drifting Fish Agregating Device (DFAD) yang selama ini banyak dipergunakan oleh Kapal Purse Seine Uni Eropa, Korea dan China yang beroperasi di Samudera Hindia dapat dikurangi jumlahnya dan secara bertahap dihapuskan.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Ditjen Perikanan Tangkapperikanan berkelanjutanperikanan tuna
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Mahasiswa UGM Ubah Sampah Plastik Jadi Bio Oil dan Biogas

Next Post

Satgas 115: Perlu Kerja Sama Internasional Perangi Kejahatan Perikanan Terorganisir Lintas Negara

Postingan Terkait

Prospek Ikan Hias Air Tawar

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

27 September 2026
hiu paus

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

27 September 2026

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

Typhoon Surigae Moving Slowly South of Okinawa Island

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Next Post
Ada Unit Pengolahan Ikan di Kapal Buronan Internasional MV Nika

Satgas 115: Perlu Kerja Sama Internasional Perangi Kejahatan Perikanan Terorganisir Lintas Negara

Komentar tentang post

TERBARU

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenko Maritim Dorong Instrumen Eksplorasi Mineral Dasar Laut di the Area

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

NASA Memprotes Tambang Litium di Nevada

Pelaku Pengebom Ikan Asal Malaysia Ditangkap di Laut Sulawesi

Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Laporan Terbaru Asia Center, Disinformasi Iklim Menyebar Sistematis di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.