Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Komet ISON yang Hancur Berkeping-keping dan Meredup

redaksi
11 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Kisah Komet ISON yang Hancur Berkeping-keping dan Meredup

Komet ISON ini diambil dengan teleskop nasional TRAPPIST di Observatorium La Silla ESO pada 15 November 2013. FOTO: TRAPPIST/E. Jehin/ESO/SPACE.COM

Mengutip Space.com Komet ISON adalah komet matahari yang diperkirakan akan tampil spektakuler di langit Bumi pada akhir 2013.
Namun, tak lama setelah mengelilingi sisi terjauh matahari pada 28 November (Thanksgiving AS), komet itu memudar dan terkoyak oleh bintang yang sangat besar.

Tingkah laku ISON tak lama setelah melintas membingungkan para astronom karena tampak lebih terang dari apa yang diharapkan dari sebuah komet yang baru saja pecah. Namun, kemudian ditentukan bahwa peningkatan aktivitas adalah tipuan dinamika orbital.

ISON telah dikutip sebagai contoh tantangan prediksi komet. Sulit untuk mengatakan seberapa terang sebuah komet atau kapan mereka akan muncul karena jalur dan perilaku mereka masih kurang dipahami.

Penampilan ISON yang luar biasa cerah sebelum putus membuat beberapa astronom penasaran tentang asal-usulnya.

Sekelompok astronom berspekulasi bahwa ISON mungkin berasal dari luar tata surya kita, membuatnya mirip dengan ‘Oumuamua, sebuah objek yang melesat di dekat matahari kita pada tahun 2017 ‘ .

Setelah komet meredup, kemudian menjadi cerah sebentar ketika potongan-potongan itu menggumpal lagi setelah melewati matahari.

Para astronom mencatat bahwa ISON kemungkinan besar runtuh karena ukurannya yang kecil. Nukleus (inti) antara 330 feet dan 3.300 feet (100 hingga 10.000 meter), menurut pengamatan dari Mars Reconnaissance Orbiter NASA.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: AstronomiFenomena LangitKometKomet ISONNASA
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

COREMAP-CTI, Menyelaraskan Pelestarian Terumbu Karang dan Penghidupan Masyarakat

Next Post

Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Muat Limbah CPO Tanpa Surat Berlayar, Kapal Bahtera Sukses Bersama Ditangkap

Pers Tanpa Kenal Lelah Memberitakan Pandemi Covid-19

KKP dan Panasonic Gobel Bantu Kelompok Pelestari Penyu

Harga Cabai di Pasar Tradisional Kota Gorontalo Rp 100 Ribu per Kg

Banjir Merendam Solok Selatan, Tabalong, Langsa, Banjar dan Bandung Barat

Jepang Akan Meluncurkan Lembaga Keamanan Artificial Intelligence

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.