Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Nelayan Gorontalo 240 Hari Hanyut dan Terombang-ambing di Samudra Pasifik

redaksi
21 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Kisah Nelayan Gorontalo 240 Hari Hanyut dan Terombang-ambing di Samudra Pasifik

Penjaga rumpon, Lukman Latili, setelah ditolong kapal perikanan dan dibawa ke haluan kapal, dan rumpon saat kapal mendekat untuk memberikan pertolongan. POTONGAN VIDEO: KOLEKSI NILMAWATI HUSAIN

Darilaut – Sudah sebulan Lukman Latili berada di atas rumpon yang ditempatkan di Laut Maluku. Ombak yang tinggi disertai angin kencang sudah akrab dengan keseharian pria berusia 63 tahun itu.

Ini dapat dimaklumi karena sudah separuh hidup Lukman bekerja sebagai spesialis nelayan penjaga rumpon – alat bantu penangkapan ikan atau Fish Agregation Device (FAD).

Rumpon ini berfungsi sebagai pemikat ikan. Plankton dan ikan-ikan kecil biasanya akan berkumpul di rumpon.

Otomatis ikan-ikan kecil akan memikat ikan-ikan pelagis yang lebih besar untuk berdatangan. Seperti  ikan cakalang, tongkol, madidihang (tuna sirip kuning), sardin, layang, cumi-cumi dan jenis lainnya.

Di rumpon laut dalam inilah Lukman dengan dibekali bahan makanan dan perangkat komunikasi berjaga sambil memantau ikan dalam jumlah banyak mendekat.

Rumpon ini memiliki jangkar yang berat di dasar laut ratusan meter dengan dihubungkan tali hingga ke permukaan laut. Bagian atas ada bangunan kecil terapung berukuran lebar 4 m dan panjang 7 m.

Selain plankton dan ikan-ikan kecil menghampiri, ini tempat berteduh dan tidur. Terdapat ruang kecil berfungsi sebagai kamar untuk ukuran satu orang.

Bekerja sebagai penjaga rumpon bukan hitungan hari atau pekan, akan tetapi setengah tahun, setahun atau bahkan ada yang lebih.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: asuransi nelayanBolaang Mongondow SelatanLaut MalukuLukman LatiliNelayan GorontaloPenjaga RumponSamudra Pasifik
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Sidang MK, KPU Gorontalo Utara: Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan

Next Post

Riset BRIN, Kaum Muda Peduli Isu Polusi Laut dan Perubahan Iklim

Postingan Terkait

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026
UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

19 Juni 2026

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Next Post
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Riset BRIN, Kaum Muda Peduli Isu Polusi Laut dan Perubahan Iklim

TERBARU

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

AmsiNews

REKOMENDASI

Pasangan Satrya Graha dan Subagja Hamara Terpilih Aklamasi Ketua dan Sekretaris AMSI Jabar 2024-2028

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Gojek dan AMSI Gelar Penghargaan Karya Jurnalistik

Ketua Umum dan Sejumlah Anggota AMSI Terima Penghargaan MAW Talk Awards

Konsulat di Tawau Distribusi Sembako Bagi WNI

KPU Kabupaten Gorontalo: Perlu Kehati-hatian Dalam Pengelolaan Keuangan Hibah Pilkada

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.