Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Klaim China di Laut Natuna, Ahli Kelautan Usul Tambah Koarmada

redaksi
5 Januari 2020
Kategori : Berita
0
Klaim China di Laut Natuna, Ahli Kelautan Usul Tambah Koarmada

Skema peta hidrodinamika (kiri) dan karakteristik massa air laut (kanan) di Natuna dan Laut Cina Selatan oleh Widodo dkk (2019).

Dr Ing Widodo S Pranowo. FOTO: ISTIMEWA

Widodo yang juga pengajar di Program Studi Hidrografi Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), bersama para siswa perwira TNI-AL, sudah beberapa kali melakukan penelitian dan hasilnya telah ditulis di beberapa jurnal mengenai Laut Natuna Utara.

“Sebenarnya bila berdasarkan paper kami, maka di spratly itu di-puterin sebuah arus yang bernama Natuna Off-shelf Current. Jadi ada kata kunci “Natuna”, yang jelas kata tersebut adalah milik Indonesia. Indonesia harus berani declare-kan penyebutan North Natuna Sea di dunia internasional agar segera mendapatkan pengakuan atas nama tersebut,” kata Widodo.

Menurut Widodo, klaim Laut Natuna Utara oleh China ini kemungkinan karena China ingin menguasai Samudera Hindia. Karena jalan tercepat melewati laut Natuna, Selat Singapaura dan Selat Malaka.

“Analisis saya, China ingin menguasai Samudera Hindia. Jalan satu-satunya yang tercepat adalah melewati laut Natuna, Selat Singapura lalu Selat Malaka. Jika laut Natuna bisa dikuasai, maka tinggal sedikit lagi mereka bisa punya akses ke Samudera Hindia,” ujar Widodo.

Laut Natuna adalah salah satu wilayah luar strategis ekonomi, yang terhubung ke jalur laut internasional kepulauan (ALKI I). Laut Natuna dan Laut Natuna Utara memiliki letak geografis dan geopolitik yang sangat strategis, serta ada cadangan minyak bumi di sana.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: kapal ikan asingLaut China SelatanLaut Natuna UtaraPerairan Natuna
Bagikan11Tweet7KirimKirim
Previous Post

Video: Paus Pilot Jantan Terdampar di Pantai Gorontalo

Next Post

Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Postingan Terkait

Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

12 Mei 2026
Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

12 Mei 2026

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Prestasi di Malang dan Kebumen

Presiden Prabowo Siapkan 1.582 Kapal Ikan Bagi Nelayan

Next Post
Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Survei BMKG: Tinggi Tsunami 10,67 Meter di Teluk Palu

Kemenag Menggelar Rukyatul Hilal di 99 Titik di Indonesia

Kasus Dugaan Perusakan Mangrove Diserahkan ke Kejaksaan Belitung

Majelis Rektor Sedang Merumuskan Bentuk Kampanye di Kampus

Syahbandar Bitung Keluarkan Edaran Larangan Buang Sampah

FishOn Tawarkan Lokasi Ikan, FishMart untuk Transaksi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.