Copernicus Uni Eropa untuk pertama kalinya mencatat suhu global telah melebihi ambang batas 2°C.
Data ini tercatat melalui Layanan Perubahan Iklim Copernicus (Copernicus Climate Change Service – C3S) Uni Eropa yang dioperasaikan oleh Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa (European Center for Medium Range Weather Forecasts – ECMWF).
Dalam catatan Data ERA5 yang disampaikan melalui akun X (dulu Twitter) @CopernicusECMWF, pada tanggal 17 November 2023 adalah hari pertama suhu global melebihi 2°C di atas suhu pra-industri.
“Mencapai 2,07°C di atas rata-rata tahun 1850-1900,” tulis CopernicusECMWF, dan nilai ERA5 sementara untuk tanggal 18 November adalah 2,06°C.
Tujuan Perjanjian Paris membatasi pemanasan global hingga di bawah 2°C dan menargetkan 1,5°C di atas tingkat pra-industri.




