Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

redaksi
13 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Ilustrasi gelombang air laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Konvensi Barcelona pada 1976 menandai keberhasilan pertama dari Program Laut Regional. Lebih dari 145 negara berpartisipasi dalam perjanjian laut regional, yang mencakup 18 perairan, dari Teluk Arab hingga Laut Karibia.

Pada awal tahun 1970-an, perjalanan ke pantai Napoli, Italia, seperti mempertaruhkan nasib.

Melansir Unep.org, perairan pesisir kota itu begitu tercemar oleh limbah dan sampah industri, sehingga pada suatu musim panas hampir 20 persen wisatawan Belgia dan Prancis mengaku tertular penyakit menular setelah berenang.

Sementara situasi di Napoli menjadi berita utama, bencana lingkungan serupa terjadi di seluruh Laut Mediterania pada awal tahun 1970-an. Kombinasi industrialisasi yang cepat, pertumbuhan penduduk yang pesat, dan hukum lingkungan yang longgar telah mengubah laut menjadi salah satu perairan paling tercemar di dunia.

Pada tahun 1974, Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) mengumpulkan hampir dua lusin negara untuk merancang rencana penyelamatan Mediterania. Pekerjaan ini dimungkinkan berkat kontribusi kepada Dana Lingkungan (Environment Fund), sumber utama pembiayaan fleksibel UNEP, yang telah didirikan setahun sebelumnya.

Hasil dari pembicaraan tersebut adalah Konvensi Barcelona, ​​sebuah pakta tahun 1976 yang menetapkan batasan ketat terhadap polusi di laut. Kesepakatan tersebut merayakan ulang tahun ke-50-nya awal tahun ini.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Konvensi Barcelona 1976Laut MediteraniaProgram Laut RegionalUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Next Post

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

19 Juni 2026
NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Next Post
Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

TERBARU

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Narelle Berkembang di Barat Laut Broome Australia Barat, Samudra Hindia

Perkembangan Cuaca di Indonesia

Bakamla Temukan Senjata Api Rakitan di Teluk Ambon

ABK Indonesia Meninggal di Kapal Ikan Berbendera China

Indonesia Pemasok Komoditas Tuna Terbesar di Dunia

Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.