Sedangkan 5 korban lainnya yang ditemukan telah meninggal dunia kemudian diserahkan ke Posko SAR Gabungan untuk dievakuasi ke RS Polri Anton Soedjarwo guna penanganan lebih lanjut.
Berawal dari pantauan udara pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 dengan Captain Pilot Lettu Laut (P) Adtya Mulyarajasa memonitor jasad terapung di antara puing-puing kapal. Selanjutnya crew pesawat udara menginformasikan kepada Asops Danlantamal XII dan unsur KRI yang melaksanakan pencarian.
Selain mengerahkan 2 Kapal Perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641, serta 2 KAL Lantamal XII KAL Lemukutan, KAL Sambas dibantu 2 Sei Rider, Tim SAR TNI Angkatan Laut juga diperkuat dengan 2 unsur pesawat udara TNI AL CN 235 P-8305 dan Casa NC 212 P-8203 yang memiliki kemampuan dalam intai maritim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro, para pejabat utama Lantamal XII, Dir Polair Polda Kalbar diwakili AKBP Irfan dan Kepala PSDKP Pontianak Erik Sostenes Tambunan.
TNI Angkatan Laut akan memaksimalkan kembali pencarian dan pertolongan korban dalam mendukung operasi SAR Gabungan yang digelar oleh Basarnas Pontianak.
Peristiwa kapal tenggelam karena cuaca buruk di Laut Natuna Selatan hingga perairan Kepulauan Karimata pada Rabu dan Kamis pekan lalu.





Komentar tentang post