Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Cara Selandia Baru Melindungi Paus Orca dan Mamalia Laut Lainnya

redaksi
14 Juli 2021
Kategori : Laporan Khusus, Orca
0
Cara Selandia Baru Melindungi Paus Orca dan Mamalia Laut Lainnya

Paus orca. FOTO: NATHAN PETTIGREW/DOC

Larangan dan pelanggaran ini untuk semua spesies yang umumnya dikenal sebagai paus, termasuk paus balin, paus sperma, paus paruh, paus pembunuh, dan paus pilot. Hukuman untuk pelanggaran peraturan adalah denda NZ$ 10.000.

Selain berenang, mengganggu, melukai, atau membunuh mamalia laut juga merupakan pelanggaran.

Siapapun yang melecehkan, mengganggu, melukai, atau membunuh mamalia laut diancam dengan hukuman maksimal dua tahun penjara atau denda maksimal NZ$250.000.

Orca adalah predator dengan reputasi yang cukup baik. Tidak ada catatan tentang serangan fatal yang disengaja pada manusia.

Larangan

Bentuk larangan berinteraksi dengan paus pembunuh dan mamalia laut di Selandia Baru, seperti dikutip dari situs Doc.govt.nz sebagai berikut:

• Jangan berenang dalam jarak 100 m dari paus pembunuh/orca.

• Kapal Anda tidak boleh berada dalam jarak 50 m dari paus pembunuh.

• Tidak boleh lebih dari tiga kapal dalam jarak 300 m dari mamalia laut mana pun, kapal tambahan dapat mengawasi dari jarak 300 m.

• Kapal Anda harus mendekati orca dari belakang dan ke samping.

• Jangan melingkari mereka, menghalangi jalan mereka atau memotong.

• Operasikan kapal atau perahu Anda secara perlahan dan tenang saat berada dalam jarak 300 m dari paus pembunuh.

• Hindari suara tiba-tiba yang dapat mengejutkan mamalia laut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Orcinus orcapaus orcaPaus PembunuhSelandia BaruWorld Orca Day
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

World Orca Day, Mengenal Paus Orca di Selandia Baru

Next Post

Tidak Disarankan Menggunakan Tabung Selam Untuk Pengobatan Pasien Covid-19

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Tips Merawat Peralatan Selam

Tidak Disarankan Menggunakan Tabung Selam Untuk Pengobatan Pasien Covid-19

Komentar tentang post

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Diskusi Himitekindo: Paus Orca Muncul di Anambas Tipe B, di Flores Tipe A

Blue Dragon, Sang Penyamar 

Nikmatnya Abon Ikan Bubara Khas Raja Ampat, Bersih dan Ramah Lingkungan

Bibit Siklon Tropis 92W Bergerak di Utara Teluk Cendrawasih

Kuda Laut Jantan Melahirkan Ratusan Anak

Spesies Langka Badak Jawa Terlihat di Pantai Cikarang Ujung Kulon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.