Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laporan Terbaru IPCC, Cuaca Ekstrem Meningkatkan Risiko Bagi Kesehatan Manusia dan Ekosistem

redaksi
21 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Laporan Terbaru IPCC, Cuaca Ekstrem Meningkatkan Risiko Bagi Kesehatan Manusia dan Ekosistem

GAMBAR: IPCC

Darilaut – Gelombang panas yang lebih intens, curah hujan yang tinggi, serta cuaca ekstrem lainnya semakin meningkatkan risiko bagi kesehatan manusia dan ekosistem.

Di setiap daerah, orang meninggal karena panas yang ekstrim. Kerawanan pangan dan air yang didorong oleh iklim diperkirakan akan meningkat karena pemanasan.

Ketika risiko digabungkan dengan kejadian buruk lainnya, seperti pandemi atau konflik, menjadi semakin sulit untuk dikelola.

Demikian antara lain laporan terbaru Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) terbaru yang dirilis di Interlaken, Swiss, Senin (20/3).

Lebih dari satu abad penggunaan bahan bakar fosil serta energi dan pemanfaatan lahan yang tidak seimbang dan tidak berkelanjutan telah menyebabkan pemanasan global 1,1 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.

Hal ini mengakibatkan peristiwa cuaca ekstrim yang semakin sering dan semakin intens yang menimbulkan dampak yang semakin berbahaya bagi alam dan manusia di setiap wilayah di dunia.

Ada banyak opsi yang layak dan efektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan beradaptasi dengan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, dan opsi itu tersedia sekarang, kata para ilmuwan IPCC.

“Pengarusutamaan aksi iklim yang efektif dan adil tidak hanya akan mengurangi kerugian dan kerusakan bagi alam dan manusia, tetapi juga akan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Ketua IPCC Hoesung Lee.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremEmisi gas rumah kacaInger AndersenIPCCKrisis IklimPemanasan GlobalPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bahaya Mikroplastik, Menteri KKP Mengajak untuk Menjaga Produk Perikanan Bermutu

Next Post

Mengurangi Emisi, PBB Mengusulkan Pakta Solidaritas Iklim

Postingan Terkait

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

6 November 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

6 November 2026

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Next Post
Mengurangi Emisi, PBB Mengusulkan Pakta Solidaritas Iklim

Mengurangi Emisi, PBB Mengusulkan Pakta Solidaritas Iklim

Komentar tentang post

TERBARU

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Paus Pembunuh Terdampar di Flores Timur Kembali ke Laut Lepas

Gunung Ibu Meletus, Masyarakat Dilarang Beraktivitas 2 km Dari Puncak

Cuaca Ekstrem, Bunaken Banyak Dapat Kiriman Sampah

Ganggu Alur Pelayaran, Pushidrosal Temukan Bangkai Kapal Ditumbuhi Terumbu Karang

Ekosistem Pers Tidak Sehat, Industri Media Menghadapi Kesulitan Karena Disrupsi Teknologi Digital

Rektor UNG Melantik Pengurus Organisasi Mahasiswa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.