Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Malnutrisi Faktor Risiko Utama di Kalimantan Utara, Gorontalo dan Papua

redaksi
13 Oktober 2022
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Malnutrisi Faktor Risiko Utama di Kalimantan Utara, Gorontalo dan Papua

Buah. FOTO: DARILAUT.ID

Kedua, hasil studi juga menunjukkan tingginya tekanan darah sistolik dan merokok/penggunaan tembakau termasuk di antara lima faktor risiko utama untuk semua provinsi.

Ketiga, malnutrisi pada anak dan ibu merupakan faktor risiko utama di tiga provinsi dan faktor risiko utama kedua di lima provinsi.

“Gizi buruk pada anak dan ibu merupakan faktor risiko utama untuk Kalimantan Utara, Gorontalo, dan Papua. Sementara faktor risiko utama kedua di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara,” ujarnya.

Keempat, hasil studi juga menunjukkan indeks massa tubuh yang tinggi merupakan faktor risiko utama di tiga provinsi dan faktor risiko utama kedua di lima provinsi.

“Indeks massa tubuh yang tinggi merupakan faktor risiko utama untuk Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Timur, dan faktor risiko utama kedua untuk Kepulauan Bangka-Belitung, Kalimantan Utara, Jakarta, Papua Barat, dan Papua,” kata Nugraheni.

Menurut Nugraheni analisis Global Burden of Disease (GBD) nantinya dapat digunakan untuk menilai kinerja sistem kesehatan. Penilaian ini di masa mendatang akan memerlukan penguatan jejaring riset antara penelitian, sumber data, dan pemangku kebijakan.

Selanjutnya, kata Nugraheni, literasi studi GBD perlu dibuat sampai dengan tingkat kabupaten dan kota. Sehingga perencanaan dan kebijakan yang lebih spesifik dapat diambil.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BRINgorontaloKalimantan UtaraMalnutrisiPapua
Bagikan3TweetKirimKirim
Previous Post

Semua Negara Didesak Fokus Pada Perubahan Iklim

Next Post

Sebanyak 480 Paus Pilot yang Terdampar di Kepulauan Chatham

Postingan Terkait

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026
Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

30 Mei 2026

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Next Post
250 Paus Pilot Terdampar di  Kepulauan Chatham

Sebanyak 480 Paus Pilot yang Terdampar di Kepulauan Chatham

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Khanun Bergerak ke Utara Barat Laut Menuju Sekitar Kepulauan Ryukyu

Problem Tumpahan Minyak Banyak Terjadi di Indonesia

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Tanaman Sorgum di Pohuwato

RUU Hak Cipta, Ketua Dewan Pers: Karya Jurnalistik Bagian Penting Dari Kekayaan Intelektual Bangsa

Tahun 2022, Pulau Jawa Paling Banyak Kejadian Bencana Alam

Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.