Umumnya 30 meteor Eta Aquarid dapat dilihat per jam selama puncaknya. Menurut Timeanddate.com di dekat Khatulistiwa seperti di Manado, Gorontalo, Ternate, Palu dan Kendari, hingga 50 meteor per jam.
Pecahan komet Halley ini memperlihatkan cahaya yang berlangsung selama beberapa detik hingga menit.
Namun untuk menyaksikan Eta Aquarids berbeda dalam jumlah di belahan bumi Utara dan Selatan selama jam-jam sebelum fajar.
Belahan Bumi Selatan lebih disukai untuk melihat Eta Aquarids. Karena di belahan Bumi Utara hanya sekitar 10 meteor. Hal ini disebabkan lokasi pengamatan di garis lintang yang berbeda.
Rasi bintang Aquarius—rumah bagi pancaran Eta Aquarids— lebih tinggi di langit di Belahan Bumi Selatan.
Bila tidak mendung dan langit cerah, untuk melihat meteor Eta Aquarids dengan cara ke tempat atau area yang jauh dari kota atau tanpa lampu jalan.
Jangan lupa untuk menyiapkan kantong tidur, selimut, atau kursi dan perlengkapan lainnya. Berbaring telentang dengan kaki menghadap ke timur dan lihat ke atas.
Nikmati langit sebanyak mungkin. Setelah sekitar 30 menit dalam kegelapan, mata akan beradaptasi dan mulai melihat meteor.
Situs web Solarsystem.nasa.gov memberikan tips: bersabarlah —pertunjukan langit akan berlangsung hingga subuh, jadi banyak waktu untuk melihat sekilas. Verrianto Madjowa





Komentar tentang post