Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

redaksi
18 Januari 2023
Kategori : Berita
0
Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

Hilangnya keanekaragaman hayati menjadi perhatian para pemimpin bisnis global. FOTO: SPGLOBAL.COM

“Metodologi ini menghubungkan sains, kebijakan, dan keuangan untuk membawa alam ke jantung pengambilan keputusan keuangan. Kolaborasi dengan penyedia data keuangan global seperti S&P membantu menguji metodologi menggunakan data spesifik lokasi mereka pada ribuan aset keuangan dan perusahaan,” kata Neville.

“Dalam mengembangkan dan berbagi metodologi ini sebagai barang publik, kami mendukung TNFD dalam menerapkan pendekatan umum dan harmonis untuk manajemen risiko terkait alam di sektor keuangan.”

Menurut Presiden S&P Global Sustainable1, Dr Richard Mattison, dengan latar belakang komitmen net zero dari investor dan perusahaan, sangat penting bahwa net zero untuk iklim harus menjadi net positif untuk alam sejalan dengan pekerjaan penting TNFD.

Pengembangan metodologi baru ini akan menjadi kunci untuk membuka pemahaman, analisis, dan tindakan yang lebih baik seputar risiko terkait alam bagi perusahaan dan investor.

“Secara signifikan, metodologinya juga akan menjadi akses terbuka, dan dikembangkan serta disempurnakan oleh para pemangku kepentingan, untuk mendukung transparansi dan adopsi,” ujar Richard.

Sebagai catatan, UNEP-WCMC adalah pusat keunggulan global dalam keanekaragaman hayati yang beroperasi sebagai kolaborasi antara Program Lingkungan PBB dan badan amal WCMC yang terdaftar di Inggris.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Biodiversitykeanekaragaman hayatiUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini 6 Alasan Mengapa Terumbu Karang Patut Dilindungi

Next Post

Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengharukan, Pertemuan Nakhoda dan ABK Ekspedisi Jakarta ke Vancouver Kanada

Filipina Bersiap Kemungkinan Terburuk Dampak Topan Super Kong-rey

Siklon Tropis Billy Mengarah ke Barat Daya, Bibit 91B Depan Teluk Benggala

Setiap Tahun Polusi Udara Menyebabkan Kematian 6,7 Juta Orang

Sering Dilanda Banjir, BNPB Rekomendasi Gorontalo Membuat Kajian Sistem Drainase

Logam Tanah Jarang Dibutuhkan untuk Pembangunan Industri Energi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.