Tahun 2022, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo memberikan bantuan katinting untuk nelayan. Sebelumnya juga ada bantuan kapal berukuran 3 GT kepada kelompok nelayan (2 orang) sebanyak 688.
Sejak tahun 2023 ada 12 unit kapal berukuran 5 GT yang berbadan hukum koperasi. ”Bantuan yang masih berjalan saat ini yaitu mesin tempel kepada nelayan kecil agar wilayah jangkauan penangkapan lebih luas dan membantu peningkatan produksi,” ujar Ria.
Untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, Bidang Perikanan Tangkap menjalankan program pengelolaan perikanan tangkap. Kegiatannya mencakup pengelolaan penangkapan ikan di wilayah laut sampai dengan 12 mil.
Di bidang peningkatan daya saing juga memberikan bantuan motor dengan cool box kepada pedagang ikan yang menggunakan sepeda. Hal ini untuk meningkatkan wilayah jangkauan pemasaran dan menjaga mutu ikan.
Terdapat juga program untuk perlindungan nelayan berupa asuransi sejak tahun 2022, dengan harapan asuransi ini bisa dilanjutkan secara mandiri oleh nelayan.
Di Gorontalo, menurut Ria, masih ada nelayan yang menangkap dengan menggunakan bom. Terutama di wilayah pantai utara.
Adanya Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) sangat membantu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo dalam memberikan informasi-informasi yang berhubungan dengan penangkapan ikan dengan cara merusak.




