PT Pertamina Hulu Energi ONWJ didukung 3.116 personil yang terbagi dua kelompok. Sebanyak 932 personil bertugas di perairan dan 2.184 bertugas di daratan.
Dukungan personil ini terdiri dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Oil Spill Combat Team (OSCT), TNI/Polri dan elemen masyarakat sekitar.
Untuk operasi pembersihan tumpahan minyak di perairan didukung dengan 46 unit kapal, dimana 7 unit kapal diantaranya bertugas untuk oil combat. Selebihnya bertugas untuk pengejaran dan pengepungan minyak yang tercecer, pengangkut tumpahan minyak, patroli, dan siaga back up pemadam kebakaran.
Adapun penanganan aspek masyarakat, sudah ada 5 posko medis di Cemara Jaya, Sungai Buntu, Sedari, Tambak Sari, Muara Beting. Posko tersebut didukung 5 orang dokter, 35 tenaga medis, dan diperkuat dengan 5 unit ambulance yang dilengkapi dengan peralatan medis dan obat-obatan.
“Ambulance tersebut siaga di Cemara Jaya, Sungai Buntu, Sedari, Tambak Sari dan Muara Beting,” kata Herbert.
Di Kepulauan Seribu, menurut Herbert, sudah ditempatkan 1 tim medis yang terdiri dari 1 orang dokter dibantu 2 tenaga medis dan perahu ambulance bekerjasama dengan puskesmas Pulau Tidung dan Pulau Lancang.
Posko kesehatan tersebut telah melakukan pengawasan kesehatan, pemeriksaan, dan pengobatan untuk sekitar 500 orang warga masyarakat sesuai data pemeriksaan harian hingga Sabtu (10/8).





Komentar tentang post