Berbagai jenis terumbu karang dapat ditemui di taman laut olele. Salah satunya, koral Salvador Dali, bunga karang raksasa.
Spesies karang endemik satu-satunya di dunia hanya dapat ditemukan di Gorontalo dan Teluk Tomini.

Penyelam lokal dan internasional mengenal dengan sebutan spons Salvador Dali.
Nama Salvador Dali diambil dari nama pelukis asal Spanyol, Salvador Dali. Bentuk ukiran alami bunga karang ini berongga dan berkelok-kelok mirip dengan karyanya yang berjudul L’enigma del Desiderio.
Sementara di kedalaman laut Olele, terdapat aneka ragam sumber daya hayati, spesies langka, unik dan istimewa.
Olele bagai magnet bagi wisatawan. Yang pernah melihat keindahan bawah lautnya, masih hendak ke Olele.
Seperti halnya, Alma Nurul Fauziah, Puja, Della Aisyah dan Hanipah, yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), masih ingin kembali ke Olele.
Siapa saja yang mendengar nama Olele pasti akan selalu teringat akan keindahan bawah laut. Begitu pula yang hanya menikmati secara tidak langsung melalui video maupun foto.
Gusnar mengatakan sejak Olele diperkenalkan ke publik, taman laut ini banyak membuat wisatawan yang pernah menjajal bawah lautnya pasti berhasrat ingin kembali lagi menikmatinya. Lebih khusus para divers, free divers.




