Kegiatan riset di Indonesia telah berkembang sejak lama, dan menghasilkan banyak periset unggul, beserta produk risetnya. Sudah banyak hasil riset yang memberikan kontribusi, dan menawarkan solusi terhadap permasalahan bangsa, namun belum sepenuhnya sampai di ruang publik.
Di titik inilah, peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) berperan penting dalam mengingat, meneruskan, menggelorakan semangat, dan memasyarakatkan kegiatan riset.
Menurut Handoko webinar kali ini, fokus menyambut Hakteknas ke 27 akan kita laksanakan pada tanggal 10 Agustus besok, dipusatkan di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Cibinong Jawa Barat, dengan tema Riset dan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan dan Energi.
“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan pencerahan dan edukasi kepada publik, akan pentingnya riset dan inovasi. Terkait kedaulatan pangan, kesehatan, energi, dan lingkungan dalam menghadapi bencana di negara kita,” ujar Handoko.
Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Proses Pangan BRIN Noer Laily Perekayasa menjelaskan teknologi pangan berperan dalam meningkatkan nilai tambah produk. Percepatan perbaikan gizi masyarakat, untuk penanggulangan permasalahan gizi, melalui peningkatan jaminan asupan zat gizi mikro, dan makro.





Komentar tentang post