Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman mengatakan dengan pengelolaan yang profesional dan didukung skema pendanaan berkelanjutan, Kawasan Konservasi Perairan di Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan banyak manfaat, baik secara ekologi, sosial, dan ekonomi.
Terkait hal ini, “kami turut mendukung dan mendampingi pembentukan UPTD Kawasan Konservasi Perairan di Provinsi Kepulauan Riau melalui program USAID Kolektif,” ujarnya.
Selanjutnya, melalui program Koralestari yang didukung pendanaan dari Global Fund for Coral Reef kami mendukung tahapan lanjutannya yaitu penerapan BLUD. Sistem ini merupakan salah satu model pengembangan lembaga pengelola kawasan konservasi yang efektif dan berkelanjutan, kata Ilman.
Luas wilayah laut Provinsi Kepulauan Riau kurang lebih 24 juta hektare dan memiliki Kawasan Konservasi Perairan Provinsi yang dikelola oleh daerah seluas 1.716.538,25 hektare.




