Rabu, April 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

redaksi
1 April 2026
Kategori : Berita
0
Untuk Memajukan Riset Kelautan, LIPI dan KKP Galang Kerjasama

Asosiasi terumbu karang dan ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pendekatan ilmiah terpadu melalui pengembangan Indeks Daya Dukung Ekologi (IDDE) sangat penting untuk menjaga keberlanjutan terumbu karang.

Hasil penerapan IDDE menunjukkan bahwa integrasi data oseanografi dan tekanan antropogenik mampu memberikan gambaran kapasitas ekosistem secara lebih realistis, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi (PRE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Taslim Arifin.

Taslim mengatakan konsep IDDE berbasis ekosistem yang mengintegrasikan berbagai parameter penting, seperti faktor geofisik, oseanografi, serta tekanan aktivitas manusia.

Dalam orasi ilmiah pada acara Pengukuhan Profesor Riset BRIN, pada Selasa (31/3), Taslim menjelaskan bahwa pendekatan spasial dalam IDDE menunjukkan adanya variasi daya dukung di setiap wilayah, sehingga pengelolaan tidak bisa disamaratakan.

Setiap kawasan memerlukan strategi yang disesuaikan dengan karakteristik ekologis dan tekanan yang dihadapi, kata Taslim.

Untuk memperkuat analisis, model sistem dinamik juga digunakan guna menyimulasikan berbagai skenario kebijakan dan memproyeksikan kondisi ekosistem di masa depan.

Pendekatan ini dinilai penting agar kebijakan tidak hanya berbasis kondisi saat ini, tetapi juga mempertimbangkan arah perubahan dan ketahanan ekosistem.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINTaslim ArifinTerumbu KarangTutupan Karang Hidup
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Next Post

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

1 April 2026
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1 April 2026

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

21 ABK Nazila Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dibawa ke Gorontalo

Tim Pencarian dan Pertolongan Evakuasi Korban Kapal Nazila yang Tenggelam di Laut Maluku

Next Post
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

TERBARU

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Banyan Bergerak Mendekati Filipina Selatan

RoRo Bitung-Davao akan Diaktifkan Kembali

Tongkol Jagung Memiliki Potensi Untuk Industri Konstruksi

Cari Badan Pesawat, Korban dan Kotak Hitam, Tim SAR Kerahkan 34 Kapal

Mikroplastik Telah Masuk Dalam Rantai Produksi Sistem Budidaya Laut

Senyawa Bioaktif Teripang Hitam Ungkap Peluang Baru Terapi Kanker hingga Antiaging

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.