Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

redaksi
27 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

FOTO: BASARNAS

Jakarta – Pencarian kapal MV Nur Allya yang hilang kontak kembali dilakukan Selasa (27/8) dengan menggunakan KN SAR Pandudewanata. Tim rescue dilengkapi alat pendeteksi sinyal marabahaya (signal distress) Direction Finder (DF) menuju Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi, Maluku Utara, yang merupakan lokasi terakhir kapal memancarkan signal distress.

KN SAR Pandudewanata juga berkomunikasi dengan KN Ular 405 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI via Radio Marine Ch.16. KN Ular 405 melakukan pencarian di radius 15 Nm dari Pulau Kekek, Obi.

Selain itu, tim gabungan juga berpapasan dengan KM Sereniti 09 yang sedang melintas di perairan sekitar lokasi. Namun KM Sereniti 09 tidak menemukan tanda-tanda keberadaan MV Nur Allya ataupun benda-benda yang dicurigai kapal tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, setibanya di lokasi signal distress, tim SAR gabungan langsung melakukan deteksi sesuai koordinat yang ada dengan menggunakan DF selama ± 1 jam. Hasilnya, signal distress terdeteksi lemah.

Di sekitar lokasi tersebut juga tidak ditemukan adanya benda-benda atau tumpahan minyak yang dicurigai dari MV Nur Allya. Pukul 18.25 WIT KN SAR Pandudewanata kembali ke Pelabuhan Babang dikarenakan cuaca yang mulai memburuk dengan hasil pencarian nihil dan akan dilanjutkan kembali Rabu (28/8).*

Tags: BasarnasHalmaherakapal hilangMaluku Utara
Bagikan18Tweet5KirimKirim
Previous Post

Pencarian 9 Warga Gorontalo Korban KLM Garuda Jaya Libatkan Dua Basarnas

Next Post

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post
4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia-Jepang Jajaki Pembangkit Energi Listrik OTEC

Terdapat 11.556 Unit Bank Sampah di Indonesia

5 Kunci Menghasilkan Cabai Terbaik

Mahasiswa KKN UNG Kenalkan Cara Mengubah Limbah Plastik Jadi Rak Sepatu

Mendefinisikan Ekonomi Kelautan Indonesia

Transplantasi Karang Bukan Pilihan Utama

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.