Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perburuan Selama 3 Bulan, Jepang Bawa 223 Paus

redaksi
6 Oktober 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Perburuan Selama 3 Bulan, Jepang Bawa 223 Paus

Jumat (4/10) 1 dari 2 kapal penangkap paus Jepang Nisshin Maru kembali ke pelabuhan asal Shomonoseki, Jepang, setelah perburuan paus secara komersial untuk pertama kalinya dalam 31 tahun. FOTO: KYODO NEWS VIA AP/SEATTLETIMES.COM

PADA Jumat (4/10) kapal penangkap paus utama Jepang Nisshin Maru kembali ke Pelabuhan asal Shomonoseki, Jepang barat saya. Kapal ini 1 dari 2 kapal penangkap paus yang mulai melakukan perburuan komersial 1 Juli lalu.

Seperti diberitakan The Associated Press melalui Seattletimes.com, untuk pertama kali, setelah 31 tahun, Jepang memulai perburuan paus. Kapal Nisshin Maru kembali ke pelabuhan asal Shimonoseki, setelah menangkap 223 paus selama tiga bulan di lepas pantai Jepang.

Dua kapal pendukung Nisshin Maru, Yushin Maru dan No 3 Yushin Maru, juga telah kembali ke pelabuhan asal.

Dari kuota 232 paus yang dialokasikan untuk armada utama, telah ditangkap 187 paus Bryde, 25 sei, dan 11 minke. Kapal ini membawa sekira 1.430 ton daging paus beku.

Jepang memulai perburuan paus komersial, setelah keluar dari International Whaling Commission (IWC, Komisi Penangkapan Paus Internasional).

sejak 1986, IWC melakukan moratorium terhadap perburuan paus.

Jepang kemudian berburu paus dengan “kedok” untuk penelitian ilmiah sambil menjual dagingnya. Para kritikus menganggap penelitian itu palsu, tidak lebih dari penutup untuk perburuan paus komersial.

Tahun lalu, para pemburi paus Jepang telah membunuh sedikitnya 50 paus minke di kawasan perlindungan laut (MPA, Marine Protected Area) Antartika. Lokasi perburuan ini berada di Laut Ross, salah satu kawasan perlindungan laut terbesar di dunia dengan luas 1,55 juta kilo meter persegi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IWCJepangMamalia lautPerburuan Paus
Bagikan16Tweet5KirimKirim
Previous Post

Dua WNA Singapura Tersangka Impor Limbah

Next Post

Keluarga Korban MV Nur Allya Doa Bersama di Laut Halmahera

Postingan Terkait

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Typhoon Dujuan Near Tokyo

21 September 2026
Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

21 September 2026

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Bibit Siklon Tropis 91W Berada di Dekat Guam

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Next Post
Keluarga Korban MV Nur Allya Doa Bersama di Laut Halmahera

Keluarga Korban MV Nur Allya Doa Bersama di Laut Halmahera

Komentar tentang post

TERBARU

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Bibit Siklon Tropis 91W Berada di Dekat Guam

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pergerakan Tanah, 20 Rumah Tertimbun Longsor di Garut

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Berbagai Daerah

Kemenhub Tangkap Kapal Ikan Berbendera Malaysia di Perairan Berakit

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Badai Tropis Khanun Bergerak Lambat di Selatan Kagoshima

P2O LIPI Kaji Pengumuman Status Terumbu Karang Indonesia Tiap Akhir Tahun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.