Hari ini, 19 Juni, tokoh geologi Indonesia ini wafat. J.A. Katili meninggal dunia pada Kamis 19 Juni 2008 sekitar pukul 17.30 di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta.
John Ario Katili lahir di Gorontalo, 9 Juni 1929. Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1961 ini pernah menjadi Deputi Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 1969-1974, Dirjen Pertambangan Umum, 1973-1984, Dirjen Geologi & Sumberdaya Mineral 1984-1989. Selanjutnya, Wakil Ketua MPR/DPR 1992-1997, Duta Besar untuk Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan dan Mongolia 1999-2003.
Diuraikan dalam laman museum.geology.esdm.go.id, J.A. Katili pada masanya di tahun 1970-an patut dikenang sebagai representasi ahli geologi dari Indonesia untuk dunia internasional. Saat itu, Indonesia menjadi perhatian dunia geologi internasional untuk pembuktian teori tektonik lempeng.
Teori tektonik lempeng adalah suatu teori besar dalam geologi yang sering disebut sebagai suatu revolusi dalam geosains, yang berkembang pada akhir 1960-an dan mengkristal sebagai sebuah teori pada awal 1970-an.
J.A. Katili, seperti ditulis Museum.geology.esdm.go.id, dengan cepat mengadaptasi dirinya atas teori ini dan akhirnya menjadi terkenal sebagai champion tektonik lempeng di Indonesia. Pemerintah pernah meminta J.A. Katili untuk membantu NASA dalam proyek satelit peneliti Bumi (ERTS).





Komentar tentang post