Penyakit Ice-ice
Dalam forum tersebut juga mengemuka masalah pada budi daya rumput laut, yaitu penyakit. Contohnya penyakit ice-ice.

“Penyebab primer penyakit rumput laut adalah lingkungan yang tidak mendukung. Biasanya ini terkait pencahayaan berlebih, suhu, salinitas, dan arus,” kata akademisi dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Wilson Lodewyk Tisera.
“Untuk penyebab sekundernya, bisa dari infeksi mikroorganisme atau pencemaran lainnya yang menyebabkan rumput laut stres.”
Wilson mengatakan bahwa upaya untuk mengatasinya bisa lewat bermacam cara, seperti rotasi lokasi budi daya untuk memutus siklus penyakit.
Selain itu, uji coba varietas rumput laut baru yang lebih tahan terhadap penyakit, serta pencatatan dan evaluasi kalender musim secara berkala untuk memahami pola dan waktu terbaik dalam budi daya serta pencegahan penyakit.
Koralestari
Budi daya rumput laut, ekosistem terumbu karang, padang lamun, mangrove, dan aktivitas wisata laut berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Tekanan dari aktivitas manusia sejak lama, seperti pembangunan pesisir, penangkapan ikan yang merusak, dan aktivitas pariwisata yang tidak berkelanjutan, berdampak pada pertumbuhan rumput laut dan kesehatan terumbu karang.
Koralestari bertujuan membantu mengatasi kurangnya pendanaan terkait konservasi dan restorasi terumbu karang melalui skema pendanaan inovatif dan investasi ke usaha-usaha yang ramah terumbu karang.




