Lobster air tawar dapat dipanen dengan berbagai macam ukuran untuk memenuhi kebutuhan pasar. Harganya berkisar antara Rp 150.000 – Rp 250.000 per kilogram. Lobster hasil budi daya dapat dijual dalam keadaan hidup maupun olahan, sesuai permintaan konsumen.
Nantinya lobster hasil budidaya akan dipasarkan ke restoran-restoran di sepanjang pantai Gunungkidul. Hal ini dapat membuka banyak lapangan usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Harapannya lobster air tawar dapat membawa Kalurahan Jetis maupun Kabupaten Gunungkidul untuk memiliki identitas kuliner baru, yaitu Lobster Air Tawar sebagai andalan di bidang wisata kuliner.
Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan komoditas perikanan budidaya yang memiliki permintaan pasar yang relatif tinggi.
Tekstur dari dagingnya lembut dan empuk. Rasanya manis seperti udang membuat budidaya lobster memiliki peluang untul diolah menjadi berbagai jenis masakan.
Selain budidaya lobster, kata Azid, masyarakat mendapatkan pembekalan pengelolaan keuangan dan cara pemasaran dari produk berbahan lobster air tawar. Masyarakat juga dipersiapkan untuk menciptakan dan mengembangkan UMKM dengan produk berbahan dasar lobster air tawar
Azid mengatakan melalui program ini masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai pembudidayaan lobster air tawar, cara pengolahan menjadi berbagai jenis kuliner, dan pengemasannya.





Komentar tentang post