Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

redaksi
6 Agustus 2021
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Loyan Arsad, nelayan penangkap ikan tuna sirip kuning di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. FOTO: DOK. DARILAUT.ID

Menurut Loyan, sejak menerima program konversi BBM ke LPG tersebut, biaya pengeluaran untuk mengoperasikan perahu katinting lebih hemat sampai 75 persen.

“Pakai bensin biaya yang keluar Rp 100 ribu, dengan LPG hanya Rp 21 ribu,” kata Loyan kepada Darilaut.id, Kamis (5/8).

Sebagai gambaran, menurut Loyan, setiap kali melaut, membutuhkan lebih kurang 10 liter bensin premium. Di Olele harga eceran bensin Rp 10 ribu per liter.

Sementara menggunakan LPG, biaya pengisian setiap tabung LPG Rp 21 ribu. Untuk melaut, Loyan hanya mengoperasikan 1 tabung LPG dan membawa 1 tabung cadangan.

Loyan mengatakan biasanya untuk melaut ini hanya butuh 1 tabung LPG. Saat ke lokasi rumpon, tempat penangkapan ikan tuna, dan balik lagi ke Olele hanya membutuhkan 1 tabung saja.

Ikan tuna sirip kuning
Ikan tuna hasil tangkapan nelayan Desa Olele. FOTO: DARILAUT.ID

Pernah dalam sehari dengan menggunakan perahu katinting 9 PK dan LPG, Loyan dapat menangkap tiga ekor tuna sirip kuning. Ikan tuna yang ditangkap memiliki berat 63 kg, 40 kg dan 29 kg.

Dengan hasil tangkapan tersebut, hanya dalam sehari Loyan mengantongi hasil Rp 5 juta dari penjualan ikan tuna sirip kuning.

Penggunaan LPG di Perahu Katinting

Penelusuran Darilaut.id, masih terdapat beberapa nelayan yang sudah menerima program konversi BBM, tidak menggunakan lagi bahan bakar gas.

Menurut Loyan, nelayan yang tidak menggunakan lagi LPG karena faktor kemahiran mengoperasikan perahu katinting dan ketersediaan bahan bakar gas itu sendiri.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Bone BolangoESDMgorontaloNelayan kecilteluk tominituna sirip kuning
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Triwulan Kedua 2021, Pertumbuhan Sektor Perikanan 9,69 Persen

Next Post

Mahasiswa Edukasi Penanganan dan Pengelolaan Bank Sampah

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

3 Oktober 2026
PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

2 Oktober 2026

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

Next Post
Setiap Hari, Timbunan Sampah di Indonesia 175 Ribu Ton, 15 Persen Plastik

Mahasiswa Edukasi Penanganan dan Pengelolaan Bank Sampah

Komentar tentang post

TERBARU

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

AmsiNews

REKOMENDASI

Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Gamalama

Radius Angin Kencang Topan Gaemi Mencakup Taiwan, Cina, Filipina dan Jepang

Afrika Bagian Selatan Menghadapi Topan Freddy dan Kasus Kolera

Gempa Magnitudo 5, 7 Guncang Talaud, Warga Panik

Sejarah Tsunami Besar di Pantai Selatan Jawa

Speedboat Terbalik, Sekda Sarmi Masih Dalam Pencarian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.