Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejarah Panjang Ilmu Astronomi di Indonesia

redaksi
2 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Sejarah Panjang Ilmu Astronomi di Indonesia

FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pengetahuan mengenai ilmu astronomi telah memiliki sejarah yang panjang di Indonesia dan memiliki relasi yang kuat dengan budaya masyarakat.

Ilmu Astronomi melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal ini disebut etnoastronomi.

Mengutip dari Itb.ac.id, dosen Astronomi FMIPA ITB, Dr Hakim Luthfi Malasan, mengatakan, banyak bukti yang menunjukkan bahwa jauh sebelum sains dikenal di Indonesia, mereka telah memiliki wawasan tentang benda-benda angkasa, sistem kalender untuk sistem bertani, dan navigasi pelayaran.

Salah satunya, kata Hakim, situs Candi Ceto di Jawa Tengah yang dianggap berkaitan erat dengan suku Inka Maya dan memiliki ruangan semacam observatorium kuno di dalamnya.

Hal ini disampaikan Hakim dalam kegiatan wicara Karsa Loka Vol. 009 pada Jumat (16/7) yang diselenggarakan LPPM ITB dan Design Ethnography Lab. FSRD ITB secara virtual.

Presentasinya bertajuk “Edukasi Astronomi kepada Pegiat Pendidikan melalui Pendekatan Budaya dan Kearifan lokal”.

Kearifan lokal terkait astronomi memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan pada era sains modern. Salah satunya melalui edukasi di sekolah.

Menurut Hakim, guru dan pendidik memiliki peran yang penting dalam menanggapi tren generasi muda yang juga mulai menggandrungi ilmu tersebut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AstronomiEtnoastronomiITB
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Limbah Medis Covid-19 di Indonesia Capai 18.460 Ton

Next Post

Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Postingan Terkait

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

6 November 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

6 November 2026

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Next Post
Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Komentar tentang post

TERBARU

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyelundupan Benih Lobster Rp 10 Miliar di Jambi

Indonesia Pemasok Utama Rumput Laut Kering di Pasar Internasional

Kemenhub Akan Beri Sanksi Bagi Agen Penyalur Awak ke Luar Negeri

Reef I Togean Masih Terlihat Asli

Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

Perubahan Iklim Membawa Kekeringan, Banjir dan Gelombang panas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.