Rabu, Mei 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

redaksi
6 Mei 2026
Kategori : Berita
0
BMKG: Kemarau Tahun 2026 Lebih Kering dan Panjang

Prediksi sifat Musim Kemarau 2026. GAMBAR: BMKG

Darilaut – Monsun Australia diprediksi menguat dalam beberapa hari mendatang. Hal ini ditunjukkan oleh dominasi angin timuran pada pola angin zonal di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut berpotensi membawa massa udara yang lebih kering dari Australia ke wilayah Indonesia, sekaligus mengindikasikan bahwa beberapa daerah mulai memasuki masa peralihan secara bertahap dari musim hujan menuju musim kemarau, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Direktorat Meteorologi Publik BMKG mengatakan suhu maksimum harian yang relatif tinggi teramati di sejumlah wilayah, antara lain Kalimantan Timur (37.1°C), Kalimantan Utara (36.6°C), Sulawesi Tengah (36.2°C), Papua (36.0°C) dan Kalimantan Barat (36.6°C).

Pemanasan pada siang hari masih berlangsung cukup kuat di beberapa wilayah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari pada siang hari yang masih cukup tinggi, serta mulai menguatnya monsun Australia.

Monsun ini biasa ditandai dengan dominasi angin timuran, yang membawa massa udara relatif lebih kering.

Dampaknya, tutupan awan pada pagi hingga siang hari cenderung berkurang sehingga radiasi matahari dapat diterima lebih optimal di permukaan dan mendorong peningkatan suhu udara.

Potensi Hujan

Dalam sepekan kedepan, kata BMKG, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih berada di fase 2 (Indian Ocean) dan melewati sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa bagian barat, sebagian kecil Bali, NTT, dan NTB.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGMonsun AustraliaMusim Kemarau
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

Next Post

Potensi Hujan di Bulan Mei

Postingan Terkait

Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Potensi Hujan di Bulan Mei

6 Mei 2026

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

Next Post
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Potensi Hujan di Bulan Mei

TERBARU

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP dan Kemlu Pulangkan 94 Nelayan Indonesia yang Ditangkap di Luar Negeri

BMKG Survei Jejak Tsunami Selat Sunda

Polda Gorontalo Tangani 13 Perkara Tambang Ilegal Batu Hitam

Kapal Tirta Amarta Tenggelam di Perairan Tuban, Semua ABK Selamat

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.