Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sekjen PBB: ASEAN Paling Tinggi Keanekaragaman Hayati di Dunia dan Rentan Bencana

redaksi
8 September 2023
Kategori : Berita
0
Sekjen PBB: ASEAN Paling Tinggi Keanekaragaman Hayati di Dunia dan Rentan Bencana

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres saat berpidado pada pembukaan KTT ASEAN-PBB, Kamis (7/9) di Jakarta. FOTO: PBB

Terdapat lebih dari 5.000 pasukan penjaga perdamaian yang dikerahkan dari negara-negara ASEAN dan terdapat rencana Visi Komunitas yang membawa kawasan ini hingga tahun 2045.

Guterres mencatat kekuatan berkumpulnya ASEAN di kawasan yang mewakili “perpecahan paling dramatis di dunia saat ini”.

“Komitmen badan tersebut terhadap dialog dan pengalaman dalam pencegahan konflik merupakan pilar penting stabilitas,” ujarnya.

Sekjen PBB memuji Negara-negara Anggota atas upaya diplomatik konstruktif yang dilakukan – mulai dari Semenanjung Korea hingga Laut Cina Selatan – sejalan dengan hukum internasional.

Myanmar

Guterres tidak berbasa-basi dalam menanggapi krisis yang paling sulit diselesaikan di kawasan ini – rezim militer di Myanmar yang menggulingkan Pemerintahan Aung San Suu Kyi yang terpilih secara demokratis dan pemimpin nasional Aung San Suu Kyi pada bulan Februari 2021.

Aung San Suu Kyi dan para pemimpin lainnya masih dipenjara.

“Kekerasan brutal, kemiskinan yang memburuk, dan penindasan sistematis menghancurkan harapan untuk kembalinya demokrasi.”

Sekjen PBB menggambarkan situasi ini sebagai sesuatu yang “tidak dapat dipertahankan”.

“Lebih dari satu juta orang Rohingya masih berada di Bangladesh, di kamp pengungsi terbesar di dunia. Dan sayangnya, kondisi untuk kepulangan mereka yang aman, sukarela dan bermartabat belum terlihat. Dibutuhkan lebih banyak lagi,” kata Sekjen PBB kepada para delegasi.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresASEANAung San Suu KyiJakartakeanekaragaman hayatiMyanmarSekretaris Jenderal PBB
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Badai Besar Lee Mendekati Puerto Rico Membawa Gelombang yang Berbahaya

Next Post

Setiap Tahun Polusi Udara Menyebabkan Kematian 6,7 Juta Orang

Postingan Terkait

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

21 April 2026
Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Next Post
Setiap Tahun Polusi Udara Menyebabkan Kematian 6,7 Juta Orang

Setiap Tahun Polusi Udara Menyebabkan Kematian 6,7 Juta Orang

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub Percepat Pengukuran Kapal Ikan, Gratis

Kawasan Timur Indonesia Kaya Sumber Daya Ikan

Menhub Intensifkan PNBP di Sektor Perhubungan Laut

Daerah Rawan Banjir Mencakup Luas 1,4 Juta Hektar

Kerugian Bencana Gempa-Tsunami-Likuefaksi di Sulawesi Tengah Rp 18,48 Triliun

Debat Pertama Capres, Koalisi Cek Fakta Periksa 41 Klaim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.