Selanjutnya berada di dekat Niigata. Sistem ini masuk ke Samudra Pasifik Utara melewati pesisir Prefektur Iwate.
Mengutip NHK (Nippon Hoso Kyokai) Selasa pagi Badai Tropis Nanmadol menuju ke utara Jepang, setelah mendarat di pantai Laut Jepang, dekat kota Niigata.
Badan Meteorologi mengatakan bahwa pada pukul 06.00 pagi, Nanmadol bergerak ke timur-timur laut dekat Kota Yamagata dengan kecepatan 55 kilometer per jam.
Badai ini diperkirakan akan membawa hujan lebat dan angin kencang ke wilayah Prefektur Tohoku, Kanto, Tokai, dan Hokkaido.
Hujan deras dengan kecepatan lebih dari 50 milimeter per jam dapat mengguyur beberapa bagian Jepang timur dan utara hingga Selasa malam.
Dalam 24 jam hingga Rabu pagi, diperkirakan akan terjadi hujan hingga 120 milimeter di wilayah Kanto-Koshin, hingga 100 milimeter di wilayah Tokai dan Tohoku, dan hingga 80 milimeter di Hokkaido.
Angin dengan kecepatan 90 kilometer per jam diperkirakan untuk wilayah Hokuriku dan Tohoku, dan 83 kilometer per jam untuk wilayah Kanto-Koshin dan Hokkaido.
Pejabat cuaca mendesak orang-orang untuk tetap waspada terhadap tanah longsor, sungai yang meluap, banjir di daerah dataran rendah, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC), menginformasikan Badai Tropis 16W (Nanmadol) akan terus melacak timur-timur laut sebagai ekstratropis selama 24 jam ke depan dengan pelemahan yang stabil karena geseran angin yang kuat (40 – 60 knot) dan efek gesekan.





Komentar tentang post