Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Mendarat di Pulau Honshu Siklon Tropis Nanmadol Masuk Pasifik Utara

redaksi
20 September 2022
Kategori : Berita
0
Topan Nanmadol Bergerak Menuju Pulau Honshu

Nanmadol dilihat dari Satelit Enhanced RealVue™ AccuWeather pada Minggu malam, 18 September 2022, waktu setempat. GAMBAR: ACCUWEATHER.COM

Selanjutnya berada di dekat Niigata. Sistem ini masuk ke Samudra Pasifik Utara melewati pesisir Prefektur Iwate.

Mengutip NHK (Nippon Hoso Kyokai) Selasa pagi Badai Tropis Nanmadol menuju ke utara Jepang, setelah mendarat di pantai Laut Jepang, dekat kota Niigata.

Badan Meteorologi mengatakan bahwa pada pukul 06.00 pagi, Nanmadol bergerak ke timur-timur laut dekat Kota Yamagata dengan kecepatan 55 kilometer per jam.

Badai ini diperkirakan akan membawa hujan lebat dan angin kencang ke wilayah Prefektur Tohoku, Kanto, Tokai, dan Hokkaido.

Hujan deras dengan kecepatan lebih dari 50 milimeter per jam dapat mengguyur beberapa bagian Jepang timur dan utara hingga Selasa malam.

Dalam 24 jam hingga Rabu pagi, diperkirakan akan terjadi hujan hingga 120 milimeter di wilayah Kanto-Koshin, hingga 100 milimeter di wilayah Tokai dan Tohoku, dan hingga 80 milimeter di Hokkaido.

Angin dengan kecepatan 90 kilometer per jam diperkirakan untuk wilayah Hokuriku dan Tohoku, dan 83 kilometer per jam untuk wilayah Kanto-Koshin dan Hokkaido.

Pejabat cuaca mendesak orang-orang untuk tetap waspada terhadap tanah longsor, sungai yang meluap, banjir di daerah dataran rendah, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC), menginformasikan Badai Tropis 16W (Nanmadol) akan terus melacak timur-timur laut sebagai ekstratropis selama 24 jam ke depan dengan pelemahan yang stabil karena geseran angin yang kuat (40 – 60 knot) dan efek gesekan.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJepangJTWCLaut JepangSamudra PasifikTopan Nanmadol
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Gempa Taiwan Menewaskan 1 Orang, 146 Terluka

Next Post

Badan Riset Ingin Tingkatkan Penguasaan Teknologi Budidaya Perikanan Laut

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Ambon Ekspor Kerapu Hidup ke Hongkong

Badan Riset Ingin Tingkatkan Penguasaan Teknologi Budidaya Perikanan Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Cahaya dan Manfaat Cumi-cumi Untuk Pengobatan

Bencana Sukabumi, Ribuan Warga Mengungsi dan 10 Meninggal Dunia

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

Tanah Longsor dan Banjir di Turki Menewaskan 57 Orang

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Indonesia

Masyarakat Adat Malaumkarta Raya Perkuat Pengelolaan Laut Lewat Peraturan Adat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.