Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanah Longsor dan Banjir di Turki Menewaskan 57 Orang

redaksi
15 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Tanah Longsor dan Banjir di Turki Menewaskan 57 Orang

Hujan deras yang mengguyur provinsi Laut Hitam Bartin, Kastamonu dan Sinop, Turki, pada Rabu (11/8) menyebabkan banjir yang menghancurkan rumah-rumah, memutus lima jembatan, menyapu mobil dan jalanan tidak dapat dilalui. FOTO: AP

Darilaut – Tanah longsor dan banjir yang melanda pesisir Laut Hitam, Turki, pekan ini telah menewaskan sedikitnya 57 orang.

Mengutip Aljazeera.com, hujan deras menyebabkan banjir dan meruntuhkan rumah, memutus lima jembatan, serta menyapu mobil, serta jalanan banyak yang tidak dapat dilalui.

Hujan deras ini mengguyur provinsi Laut Hitam Bartin, Kastamonu dan Sinop pada Rabu (11/8). Badan Darurat dan Bencana Turki, AFAD, mengatakan 48 orang tewas di Kastamonu, delapan di Sinop, dan satu di Bartin. Delapan orang masih dirawat di rumah sakit di Sinop.

Beberapa penduduk di Kastamonu mengatakan di media sosial ada ratusan lainnya yang hilang, sebuah pernyataan juga dibuat oleh seorang anggota parlemen oposisi. Namun kantor gubernur provinsi mengatakan bahwa laporan tentang 250 mayat tak dikenal itu tidak benar.

Di desa Babacay, Sinop, banyak rumah-rumah yang roboh, jembatan rusak, dan puing-puing. Sebuah gedung apartemen lima lantai yang dibangun di dekat sungai hancur.

Tim penyelamat dan anjing pelacak terus melakukan tugas untuk mencoba menemukan orang yang hilang. AFAD mengatakan 5.820 personel, 20 anjing penyelamat, 20 helikopter dan dua pesawat pencari berada di lokasi bencana.

Mengutip kantor berita Associated Press, ilmuwan iklim mengatakan bahwa perubahan iklim mengarah ke peristiwa cuaca yang lebih ekstrem saat dunia menghangat karena pembakaran batu bara, minyak, dan gas alam.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BanjirJepangPerubahan IklimTurki
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Haiti, Ratusan Orang Tewas dan Terluka

Next Post

Puting Beliung Menerjang Kutai Kartanegara

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Puting Beliung Menerjang Kutai Kartanegara

Puting Beliung Menerjang Kutai Kartanegara

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Peneliti: Populasi Penyu di Sumatera Barat 30 Ribu Ekor

Di Laut Cina Selatan Badai Nalgae Bawa Gelombang Tinggi

Benar, Klaim Ganjar Soal Cegah Stunting

Prof Indra Jaya: 1973, Tonggak Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Indonesia

AMSI Jateng Gelar Digital Conference 2021

Gempa Morotai Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.