Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sistem Peringatan Dini Dapat Mengurangi Kerusakan

redaksi
25 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Gempa disusul gelombang tsunami di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Laporan utama Komisi Global untuk Adaptasi 2019 ‘Adapt Now’ menemukan bahwa Sistem Peringatan Dini memberikan pengembalian investasi lebih dari sepuluh kali lipat. Ini jumlah yang terbesar dari tindakan adaptasi apa pun.

Mengutip Siaran Pers Organisasi Meteorologi Dunia – World Meteorological Organization (WMO) laporan tersebut juga menemukan bahwa peringatan 24 jam akan datangnya badai atau gelombang panas dapat mengurangi kerusakan yang terjadi hingga 30 persen.

Mengeluarkan biaya US$ 800 juta untuk sistem semacam itu di negara berkembang akan menghindari kerugian sebesar $3 – 16 miliar per tahun.

Namun, terlepas dari manfaat besar yang diketahui, satu dari tiga orang secara global masih belum tercakup oleh layanan sistem peringatan dini. Proporsi orang yang tidak tercakup hampir dua kali lebih tinggi di Afrika.

Pakta Iklim Glasgow (disepakati pada Konferensi Perubahan Iklim PBB COP26 pada November 2021) menekankan urgensi tindakan untuk meningkatkan kapasitas adaptif, memperkuat ketahanan dan mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim.

Ini juga untuk mendesak negara-negara maju meningkatkan penyediaan pendanaan iklim, transfer teknologi dan pengembangan kapasitas mereka untuk adaptasi.

Pemerintah Inggris, yang merupakan presiden COP26 dan pemerintah Mesir, akan memimpin COP27 di Sharm-El-Sheikh. Mereka baru-baru ini memperbarui seruan kepada negara-negara maju untuk menindaklanjuti komitmen, setidaknya menggandakan pendanaan iklim untuk adaptasi ke negara berkembang tahun 2025.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Organisasi Meteorologi DuniaSistem Peringatan DiniWorld Meteorological Organization
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Apa itu Sistem Peringatan Dini?

Next Post

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Postingan Terkait

Lere Palu

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

6 November 2026
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

6 November 2026

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Next Post
Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Komentar tentang post

TERBARU

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Perlu Indeks untuk Mengukur Keanekaragaman Hayati

Kualitas Informasi Publik Jangan Dikorbankan untuk Kompetisi Konten

Problem Tumpahan Minyak Banyak Terjadi di Indonesia

Sekjen WMO: Tahun 2024 Mungkin Akan Lebih Panas dan Ekstrem

Jaga Kesehatan Laut, KKP Perketat Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Tahun 2023 Pecahkan Rekor Suhu Global, Juli dan Agustus Bulan Terpanas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.