Terkait hal ini, Ketua Dewan Pembina AKKII Suharsono mengatakan, karang hias alam dan budidaya dapat dibedakan dengan mudah. Menurutnya, karang hias hasil budidaya pasti menempel pada substrat artificial yang digunakan untuk membudidayakan. Karang budidaya juga diberikan label (tagging) yang mencakup informasi tentang nama jenis, kode perusahaan, dan bulan penanaman untuk ketertelusuran.
Selain itu, menurut Suharsono, karang budidaya biasanya berbentuk rapi dan bagus, sedangkan bentuk karang alam biasanya lebih tidak teratur.*





Komentar tentang post