Perbedaan inilah sebenarnya yang menyebabkan virus RNA, yang di dalamnya termasuk Coronavirus, bermutasi jauh lebih cepat daripada virus DNA.
Sejauh mana Coronavirus yang diduga sebagai penyebab SARS ini bermutasi?
Hasil analisa tim dari The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, menunjukan bahwa gen protein dari protein-protein yang membentuk tubuh Coronavirus penyebab SARS jauh berbeda dengan Coronavirus yang diketahui selama ini, baik dibandingkan dengan virus yang menginfeksi manusia maupun binatang.
Berdasarkan antigen, Coronavirus dibagi atas tiga kelompok. Lebih terperinci lagi, hasil analisa gen dan asam amino pembentuk protein N, protein S, dan protein M menunjukkan bahwa Coronavirus SARS terpisah dari ketiga kelompok ini.
Artinya, Coronavirus yang menjadi penyebab SARS adalah jenis Coronavirus yang baru yang merupakan hasil dari mutasi. Virus ini diberi nama virus SARS.*
Sumber: Lipi.go.id





Komentar tentang post