Gubernur Riau di bulan Juli ini, juga telah membentuk Tim Koordinasi Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah Provinsi Riau.
Langkah tersebut dapat mendukung percepatan pengelolaan pesisir terpadu Riau melalui kerangka program MERA. MERA merupakan sebuah platform multi-pihak nasional untuk merestorasi ekosistem mangrove di Indonesia.
GM Corporate Affairs Asset PT CPI, Sukamto Tamrin mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, PT CPI mencermati bahwa masalah abrasi pantai menjadi perhatian serius pemerintah daerah di Provinsi Riau.
PT Chevron Pacific Indonesia turut berkontribusi dalam upaya restorasi penyelamatan kawasan pesisir pantai di Riau yang dalam jangka panjang diharapkan berdampak positif secara ekologis, sosial, dan ekonomi.
Bidang lingkungan, kata Sukamto, merupakan salah satu fokus utama PT CPI dalam program pengembangan masyarakat.
Saat ini lokasi kerja MERA di Provinsi Riau adalah Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis, sesuai kerja sama YKAN dengan PT CPI yang dimulai pada Juli tahun 2019.
“Dalam upaya pemulihan ekosistem mangrove, maka diperlukan desain restorasi yang tepat. Desain restorasi perlu didasari oleh data, informasi, dan pertimbangan keilmuan yang kuat,” kata Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto.
Beberapa studi dan kajian menjadi dasar dalam menentukan strategi dan metode restorasi telah dilakukan. Seperti lokakarya perencanaan aksi konservasi, pemetaan partisipatif, pemetaan pemangku kepentingan, pemantauan ekosistem mangrove, dan studi hidro-oseanografi.





Komentar tentang post