Minggu, Januari 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Ekspedisi Nusantara Jaya di Pulau Sembilan, Sinjai

redaksi
10 November 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Ekspedisi

FOTO: KEMENKO KEMARITIMAN

PADA pertengahan Juli 2018, tim Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) memgambil lokasi ke Pulau Sembilan, Sinjai. Peserta ekspedisi ini berasal dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Kondisi Pulau Sembilan tidak seperti 30 tahun lalu, 1988. Pulau Sembilan mengalami krisis ekosistem, akibat penangkapan ikan dengan menggunakan bom dan bius.

Selain itu, pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Ini antara lain yang menjadi tantangan peserta ENJ di Pulau Sembilan.

Deputi Koordinasi Sumberdaya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Safri Burhanuddin mengatakan, banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal di Pulau Sembilan.

Dengan kehadiran mahasiswa melalui Ekspedisi Nusantara Jaya diharapkan dapat membantu menggali potensi yang ada, agar keadaan semakin lebih baik.

“Saya berharap agar tim ENJ Unhas  dapat  menggali permasalahan yang ada dan memberikan solusinya,” ujar Safri.

Menurut Safri, pada 1988, Pulau Sembilan memiliki kekayaan ikan berlimpah. Mudah mendapatkan ikan hanya dengan cara menggunakan tombak saat air surut.

Safri mengingatkan, sampah masih menjadi permasalahan utama yang  telah banyak merusak ekosistem. Karena itu, dengan adanya tim ENJ Unhas, secara bersama-sama dengan masyarakat dapat mengatasi masalah tersebut.*

Tags: EkspedisiKemenko MaritimUnhas
Bagikan11Tweet3KirimKirim
Previous Post

Tim Ekspedisi Nusantara Jaya Bantu Sarana Pariwisata dan Kesehatan di Pulau

Next Post

Ekspedisi Nusantara Jaya, 28 Hari dengan KRI Dewaruci

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Dewa Ruci

Ekspedisi Nusantara Jaya, 28 Hari dengan KRI Dewaruci

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

International Day of Education, UNEP Perkenalkan 5 Cara Pendidikan Untuk Mendorong Aksi Lingkungan

Siklon Tropis Luana Mendarat di Utara Broome Australia Barat

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Eksplorasi Laut BRIN – OceanX di Sulawesi Utara Temukan 14 spesies Megafauna

Badai Tropis Terbentuk di Utara Barat Laut Broome Australia

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa Saja Fenomena Astronomi Tahun 2024, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Topan Podul Terbentuk di Laut Filipina

Informasi Iklim Akan Mendukung Kota yang Lebih Sehat

Berusia 140 Tahun, Menara Suar Pulau Lengkuas Berfungsi dengan Baik

Hiu Paus Terdampar di Pantai Indonesia 2018

Badai Tropis Meari Mendarat di Jepang, Ribuan Orang Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.