Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Energi dan Air Bersih Masalah Utama Pulau-pulau Kecil di Sulawesi Tenggara

redaksi
30 Desember 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Ekspedisi pinisi

FOTO: GUNAWAN/TIM EPBN

PROVINSI Sulawesi Tenggara memiliki 641 pulau. Dari jumlah tersebut hanya terdapat empat pulau besar, yakni Kabaena, Muna, Buton dan Wawonii.

“Sisanya adalah pulau-pulau kecil termasuk deretan pulau-pulau di Wakatobi,” kata anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) La Ode Muh Yasir Haya PhD, saat seminar Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa, yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Universitas Halu Oleo, Kendari, Jumat (28/12).

Permasalahan utama di pulau-pulau kecil ini adalah ketersediaan energi untuk mendukung investasi. Perlu pengimbangan investasi pemerintah terkait renewable energi, seperti energi surya, bayu dan arus laut.

Permasalahan berikutnya adalah minimnya akses informasi keluar akibat kurangnya infrastruktur komunikasi. Kemudia air bersih untuk mendukung investasi tersebut.

Untuk itu, kata Yasir, diperlukan upgrade fasilitas komunikasi domestik, termasuk cakupan radio dan telepone untuk masyarakat, serta teknologi penyediaan air bersih sederhana.

Saat ini, pulau-pulau kecil menghadapi akses yang sulit dijangkau, energi dan air tawar masih sangat terbatas. Selanjutnya, fasilitas dan sarpras social-ekonomi tidak memadai, rentan tehadap kerusakan lingkungan.
Selain itu, rawan konflik antar nelayan dan ekonomi lokal belum begitu berkembang karena faktor akses pasar dan informasi.*

Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaISKINDOPesisir dan Pulau-pulau KecilSulawesi Tenggara
Bagikan27Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pulau-Pulau Kecil Sumber Pendapatan Negara

Next Post

Viral, Kima Raksasa Ukuran Satu Meter di Taliabu

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Kima Raksasa

Viral, Kima Raksasa Ukuran Satu Meter di Taliabu

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Lanal Tarempa Serahkan 64 Tahanan Kapal Ikan Asing Vietnam

Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

PBB Cari Bantuan $106,5 Juta untuk Korban Topan Odette

World Lake Day, Danau Kita Terancam Pemanfaatan Berlebihan dan Perubahan Iklim

Bencana Banjir, Perlu Perhatian Khusus pada Perubahan DAS

Tanggulangi Covid-19, Dompet Dhuafa Salurkan Berbagai Bantuan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.