Rabu, Mei 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Iklim

Banjir di Libya dan Kawasan Mediterania Diperburuk Perubahan Iklim

redaksi
20 September 2023
Kategori : Iklim
0
Banjir di Libya dan Kawasan Mediterania Diperburuk Perubahan Iklim

Kawasan Mediterania. GAMBAR: World Weather Attribution

Darilaut – Kelompok peneliti dari berbagai negara yang tergabung dalam World Weather Attribution (Atribusi Cuaca Dunia) telah melakukan analisis hujan deras dan banjir di Libya dan kawasan Laut Mediterania. Melalui kajian ini kemungkinan perubahan iklim telah memperburuk banjir di Libya dan kawasan Mediterania.

Hasil kajian ini menjelaskan selama dua minggu pertama bulan September 2023, hujan deras turun di beberapa negara di Mediterania.

Hujan ini disebabkan oleh sistem tekanan rendah (low-pressure systems) yang terbentuk di sekitar dataran tinggi yang berpusat di Belanda.

Pada tanggal 3 September hujan deras turun dalam beberapa jam di Spanyol, kemudian diikuti hujan lebat dan banjir yang disebabkan oleh sistem tekanan rendah (Badai) “Daniel” di Yunani dan Bulgaria antara tanggal 4 dan 7 September.

Selanjutnya, banjir dahsyat di Libya, setelah hujan yang sangat ekstrim pada tanggal 10 September.

Ketiga peristiwa curah hujan tersebut menyebabkan banjir besar, menenggelamkan permukiman, menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan menewaskan sedikitnya empat orang di Bulgaria, enam di Spanyol, tujuh di Türkiye, dan 17 di Yunani.

Selain itu, 3.958 korban jiwa telah dikonfirmasi terjadi di kota Derna, Libya saja, dan 170 korban jiwa tambahan di tempat lain di negara tersebut. Sementara lebih dari 10.000 orang masih hilang setelah dua bendungan besar jebol.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kota DernaLaut MediteraniaLibyaWorld Weather AttributionYunani
Bagikan13TweetKirimKirim
Previous Post

Hampir 1000 Mahasiswa Dari 33 Provinsi Mengikuti Pendidikan Profesi Guru di UNG

Next Post

Guterres Mengeluarkan Peringatan Keras Dalam Pertemuan Iklim di New York

Postingan Terkait

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

15 Mei 2026
Krisis Iklim: Pemanasan Global Mengubah Wajah Planet Bumi

Krisis Iklim: Pemanasan Global Mengubah Wajah Planet Bumi

10 Mei 2026

Krisis Iklim: Bumi Memanas

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Permukaan Air di Laut Kaspia Turun 2 Meter

Next Post
Guterres Mengeluarkan Peringatan Keras Dalam Pertemuan Iklim di New York

Guterres Mengeluarkan Peringatan Keras Dalam Pertemuan Iklim di New York

TERBARU

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Data BMKG Menunjukkan Adanya Lonjakan Konsentrasi Gas Rumah Kaca

UNG Diperkuat 1.054 Dosen, Jumlah Mahasiswa 41.977

Februari 2024 Inflasi Provinsi Gorontalo 3,73 persen, Nasional 2,75 persen

Satgas 115 Tangkap Kapal Buronan Internasional

Konservasi Penyu Lekang di Pantai Marekisi Jayapura

Topan Yagi Menewaskan 584 Orang di Asia Tenggara, 141 Belum Ditemukan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.