Resiliensi Kultural
Guna memperkuat peran serta masyarakat secara menyeluruh, maka perlu dilakukan perubahan kultural terus-menerus. Program peningkatan kapasitas melalui sosialisasi dan outreach terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap dasar perubahan iklim. Karena kasus ini bersifat global, perlu dilakukan update pengetahuan yang dapat terus dipakai untuk peningkatan kapasitas.
Peningkatan kapasitas dilakukan pada kalangan umum, akademisi dan media. Biasanya, di kalangan pemerintah sudah dilakukan melalui berbagai program. Justru yang diperlukan adalah sosialisasi ke berbagai perguruan tinggi yang diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang paham perubahan iklim dan kemudian menjadi komunitas yang resilien atau tangguh iklim.
Program sosialisasi perubahan iklim dilakukan di berbagai kampus di dalam negeri. Selain itu, program outreach terutama melalui program outreach IPCC di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Barat.
Prof Dr Edvin Aldrian BEng, MSc adalah profesor bidang meteorologi dan klimatologi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pada 13 November menerima Penganugerahan Habibie Award Periode XX – Tahun 2018 dari Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM-Iptek) The Habibie Center bidang ilmu rekayasa. Tulisan ini dalam rangka penerimaan penghargaan Habibie Award 2018 untuk bidang Ilmu Rekayasa.





Komentar tentang post