Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Prinsip Dasar Endemisme

redaksi
8 Juli 2022
Kategori : Biota Eksotis, Kajian
0
ikan raja laut

Ikan raja laut, coelacanth. FOTO: DINOFISH.COM

Sedangkan faktor eksternal lebih dikarenakan oleh faktor pembatas dari alam, misalnya adanya pembatas geografis.

Dengan kondisi seperti itu, spesies endemik umumnya rentan terhadap kepunahan karena spesies tersebut sulit mengembangkan mekanisme adaptasi terhadap perubahan lingkungan, penyakit dan serangan dari spesies lain yang datang dari luar habitat tersebut.

Proses Endemisme

Hewan dan tumbuhan dapat menjadi endemik melalui dua mekanisme yang umum diketahui, yaitu autochthonous dan allochthonous.

Autochthonous atau asli ke tempat di mana spesies tersebut ditemukan merupakan mekanisme endemik dengan cara berevolusi di tempat tertentu, beradaptasi dengan lingkungan lokal dan terus hidup dalam batas-batas lingkungan itu.

Contohnya terjadi pada burung finch di Pulau Galapagos di mana secara alami pulau-pulau kecil ini terisolasi dan di setiap pulau memiliki spesies burung yang unik.

Sebaliknya, allochthonous merupakan spesies endemik berasal dari tempat lain tetapi telah kehilangan sebagian besar rentang geografis sebelumnya.

Contohnya, terjadi pada ikan coelacanth (Latimeria chalumnae dan Latimeria menadoensis) yang berasal dari era Mesozoik yang bertahan hidup dengan kejadian pada akhir periode Cretaceous dengan beradaptasi dengan kondisi baru seperti sekarang.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CoelacanthEndemismeIkan EndemikIkan raja laut
Bagikan17Tweet3KirimKirim
Previous Post

Banjir dan Longsor Menewaskan 6 Warga Seram Bagian Barat

Next Post

Tersangka 32 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua Segera Disidangkan di Makassar

Postingan Terkait

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Next Post
Tersangka 32 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua Segera Disidangkan di Makassar

Tersangka 32 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua Segera Disidangkan di Makassar

Komentar tentang post

TERBARU

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

AmsiNews

REKOMENDASI

Widodo S Pranowo: Sirkulasi Arus di Selatan Jawa dan Bali Akhir 2019

Negara Pulau dan Kepulauan Siapkan Deklarasi Manado

Topan Wipha Mendekati Hong Kong, Wilayah di Selatan Cina Siaga

KKP Membagikan Makanan Bergizi Menu Ikan di Kota Gorontalo

Topan Super Yagi Mendarat di Hainan, Hampir 1 Juta Orang Dievakuasi

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.