Minggu, November 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Serangan Ubur-Ubur Api Paling Sering di Pesisir Selatan Pulau Jawa

redaksi
28 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Physalia physalis, Spesies Ubur-Ubur Paling Berbahaya di Laut

Ubur-ubur api (Physalia physalis) dan ilustrasi struktur keempat zooidnya. (Dunn, Pugh, & Haddock (2005) dan Munro et al. (2019)/FIRDAUS (2020)

Sejauh ini, informasi ilmiah mengenai ubur-ubur api di perairan Indonesia masih sulit diperoleh karena masih minimnya riset ubur-ubur api.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi perkembangan riset ubur-ubur di Indonesia untuk merumuskan tindakan penanganan ledakan populasi ubur-ubur api yang efektif.

Tantangan lain adalah bagaimana respon ubur-ubur api terhadap perubahan iklim dan dampak negatif ubur-ubur api terhadap perikanan nasional.

Studi ekologi dan genetika populasi ubur-ubur api di perairan Indonesia saat ini menjadi salah satu fokus studi dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Ubur-ubur api merupakan kelompok hewan “pleustonik”, yaitu makhluk hidup yang hidup di permukaan air yang merupakan area kontak antara atmosfer dan air.

Ubur-ubur api satu-satunya anggota siphonophora yang bersifat pleustonik. Sifat pleustonik pada ubur-ubur api didukung oleh adanya pneumatophore yang membuatnya mampu tetap mengapung di permukaan air.

Terdapat simbiosis komensalisme ubur-ubur api dengan jenis ikan juvenil. Beberapa ikan juvenil diketahui sering terlihat berada dekat dengan ubur-ubur api.

Misalnya ikan Nomeus gronorii (man-of-war fish), Mupus maculatus (spotted ruff), Naucrates ductor (pilot fish), Macrorhamphosus scolopax (long snipefish) dan Caranx bartholomaei (yellow jack).

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: JellyfishLIPIPantai Selatan JawaSengatan Ubur-uburSumatera BaratUbur-ubur
Bagikan9Tweet6KirimKirim
Previous Post

Memetakan Pusat Ekspor Perikanan di WPP 571

Next Post

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

30 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

29 Oktober 2026

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Siti Hajar: Ratu Zamzam

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Next Post
Gunung Anak Krakatau

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

AmsiNews

REKOMENDASI

16 Awak Kapal Lintas Timur Belum Ditemukan

KKP Ekspor Hasil Perikanan ke Berbagai Negara

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang di Laut Filipina

Siklon Tropis Grant Bergerak ke Barat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Survei Pulau Kecil Terluar di Solando dan Dolangan, Sulawesi Tengah

Tim Penyelamat Bebaskan Paus Bungkuk yang Terjerat Tali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.