Sister spesies merupakan istilah yang digunakan untuk dua spesies yang sebelumnya merupakan spesies yang sama namun mengalami pemisahan dalam proses evolusi, sehingga secara genetis memiliki kekerabatan paling dekat.
Sister spesies (berkerabat paling dekat) yang ditemukan pada habitat geografis yang berbeda dapat membuktikan fenomena spesiasi alopatrik dan dapat menjelaskan kemungkinan spesies tersebut berevolusi menjadi spesies yang berbeda ketika dua lautan terpisah, contohnya seperti yang terjadi pada beberapa spesies dalam genus Amphiprion dan Siganus.
Teori ini juga didukung oleh Leray et al (2010) yang mendukung spesiasi alopatrik setelah melakukan evaluasi terhadap Dascyllus trimaculatus di kawasan Indo-Pasifik menggunakan kombinasi DNA mitokondria dan DNA nukleus, hasil analisis menunjukkan pengelompokan spesies ini berdasarkan wilayah geografis yang berbeda.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan terjadinya spesiasi alopatrik dengan berdasarkan adanya sister spesies yang terpisah secara geografis, dan tidak tumpang tindih pada wilayah geografis yang sama.
Contohnya dari famili Chaetodontidae seperti Chaetodon trifasciatus yang hanya tersebar di laut Hindia termasuk di dalamnya pulau NTT dan Sumatera dan Chaetodon lunulatus yang tersebar di lautan Pasifik termasuk Papua New Guinea, sampai Filipina dan Jepang.





Komentar tentang post