Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Kerangka Paus di TN Tanjung Puting

redaksi
9 Februari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Temuan Kerangka Paus di TN Tanjung Puting

Kerangka paus diduga cetacea jenis Paus Sirip (Balaenoptera physalus) di Taman Nasional Tanjung Puting. FOTO: TN TANJUNG PUTING

Darilaut – Sebagai salah satu lokasi Ramsar Site di Indonesia, Taman Nasional (TN) Tanjung Puting tidak hanya menjadi habitat ratusan jenis burung, satwa lainnya dan flora seperti anggrek hitam.

Di kawasan lahan basah ini juga ditemukan kerangka paus. Temuan kerangka paus ini berupa tengkorak (kerangka kepala) dan lima ruas tulang ekor mamalia laut yang sudah tidak utuh.

Ukuran tengkorak cukup besar dengan panjang 230 cm dan lebar 125 cm.

Pada 2 Desember 2021 tim Balai TN Tanjung Puting menjalankan survey lapangan dan mendapat kerangka paus.

Temuan ini berdasarkan laporan dari salah satu warga setempat tentang adanya kerangka di lokasi tersebut.

Mengutip Tntanjungputing.id, diduga kerangka ini cetacea jenis Paus Sirip (Balaenoptera physalus). Dugaan ini didasarkan pada bentuk kerangka kepala yang menyerupai tengkorak paus jenis balin dan berbentuk “V” bila dilihat dari atas.

Kerangka paus tersebut diperkirakan memiliki panjang tubuh 12 meter.

Kerangka ini ditemukan di Pantai Sungai Bakau, Kabupaten Seruyan. Kondisi tulang tersebut ketika ditemukan telah terkubur sedalam 80 cm.

Catatan Balai TN Tanjung Puting, beberapa tahun yang lalu di pesisir pantai Sungai Perlu SPTN Wilayah II Kuala Pembuang ditemukan tulang belulang Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) dan Paus Sirip.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kalimantan TengahKonvensi RamsarLahan BasahMamalia lautPaus SiripTaman Nasional Tanjung Puting
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Tanjung Puting, Habitat Anggrek Hitam dan Wisata Alam

Next Post

Perjumpaan Ahli Biologi Kelautan dengan Gurita Selimut Langka

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

19 Juni 2026
NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Next Post
Perjumpaan Ahli Biologi Kelautan dengan Gurita Selimut Langka

Perjumpaan Ahli Biologi Kelautan dengan Gurita Selimut Langka

Komentar tentang post

TERBARU

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Dora Akan Melintas di Selatan Hawaii

Penyingkiran Kerangka Kapal

Perkuat Pembangunan Poros Maritim Indonesia, Wantimpres Apresiasi ISKINDO

AMSI Kepri Ajak Mahasiswa dan Media Bedah Peran AI dalam Jurnalisme

Badai Tropis Malakas Terbentuk di Samudra Pasifik Bagian Barat

Intensitas Krathon Meningkat Menjadi Topan di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.