Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lahan Basah Diambang Kehancuran

redaksi
7 Februari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Ilustrasi mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Beragam lahan basah di seluruh dunia berada di bawah ancaman kehancuran. Lahan basah yang mengalami kerusakan akan memberikan efek langsung pada keanekaragaman hayati, serta kehidupan dan mata pencaharian manusia.

Di pesisir terdapat sejumlah lahan basah seperti ekosistem mangrove (bakau), rawa asin, lamun, hutan supratidal dan lain-lain.

Menurut Global Mangrove Alliance tema hari lahan basah, yang jatuh pada 2 Februari tahun ini, adalah tema yang tepat. Lahan basah di seluruh dunia berada di bawah ancaman kehancuran dari pembangunan infrastruktur, ekstraksi sumber daya, dan perubahan iklim.

Tak terkecuali ekosistem mangrove tidak terkecuali. Meski demikian, ada alasan untuk optimis. Deforestasi dan perusakan telah melambat dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan melindungi pohon-pohon pesisir ini, semua manfaat mangrove bagi manusia dan alam akan terpelihara. Selain itu, kemampuan mangrove untuk menyimpan berton-ton karbon dari atmosfer memberikan dorongan yang diperlukan untuk upaya memperlambat perubahan iklim.

Tema global Hari Lahan Basah Sedunia tahun 2022 adalah “Value-Manage-Restore-Love Wetlands”, yang dimaksud sebagai seruan kepada para pihak untuk mensosialisasikan aksi pengelolaan lahan basah melalui anggaran, sumberdaya dan kebijakan, dan pemulihan lahan basah yang telah terdegradasi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Global Mangrove AllianceHari Lahan Basah SeduniaKLHKKonvensi RamsarLahan Basah
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Paus Terdampar di Lombok Barat

Next Post

386 Spesies Ikan Menelan Plastik

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
20 Persen Sampah Plastik di Laut Berasal dari Pelayaran dan Perikanan

386 Spesies Ikan Menelan Plastik

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

BAKTI-Kementerian Kominfo Dukung Ekspedisi Pinisi

Gempa 7,1 SR Guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Potensi Tsunami

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Monitoring KKN

Lebih Dari 17 Juta Orang Terkena Dampak Gempa Myanmar

WHO: Vaksin Flu Burung Belum Tersedia Secara Luas

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.