Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Ancaman Baru Bagi Spesies Paus

redaksi
18 Mei 2021
Kategori : Konservasi, Orca, Sampah & Polusi
0
Ancaman Baru Bagi Spesies Paus

Paus sikat Atlantik Utara. FOTO: NOAA/THE REVELATOR

Demikian pula, seringkali sulit untuk menyadari apa yang hilang dari lautan yang luas. Sebagian karena paus sulit dihitung — terutama yang mati.

Sementara banyak bangkai paus terdampar di pantai, sebagian besar tenggelam ke dasar laut atau dikonsumsi.

Hal ini menjadi tantangan untuk memahami berapa banyak paus yang dibunuh atau, jika kita menemukan bangkainya, bagaimana mereka mati.

Ini memiliki implikasi konservasi yang penting. Misalnya, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa kita mengurangi jumlah kematian paus sikat Atlantik Utara (North Atlantic right whales) yang sangat terancam punah sebesar 64% — dan itu adalah salah satu spesies paus yang paling banyak dipantau di dunia, yang sering mati setelah berbenturan dengan kapal pengangkut.

2. Kapal vs Paus

Globalisasi berarti semakin banyak kapal raksasa yang melintasi dunia setiap hari, di mana mereka dapat menyeberang ke tempat paus mencari mangsanya atau melalui rute migrasi.

Dan ketika sebuah kapal menabrak ikan paus, bukan kapalnya yang kalah.

Baru-baru ini, hasil nekropsi mengungkapkan bahwa setidaknya dua paus abu-abu (gray whales) yang ditemukan mati di dekat Teluk San Francisco telah terluka oleh kapal. Sementara paus bungkuk (humpback whale) yang terluka diamati di dekat Vancouver.

Halaman 2 dari 6
Sebelumnya123...6Selanjutnya
Tags: Paus RicePerburuan PausPerubahan Iklimsampah plastik
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

2 ABK Indonesia Meninggal di Mauritius

Next Post

Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Komentar tentang post

TERBARU

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Kembali ke Negara Middle Income, Ekonomi Berbasis Laut Dapat Menjadi Pilihan

PT Zetmi dan BAKTI Kembangkan Aplikasi Digital Budidaya Rumput Laut

Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Izin 2.183 Kapal Perikanan Sudah Kadaluwarsa

Badai Tropis Terbentuk di Selatan Jawa Tengah

Vanuatu Negara di Kawasan Cincin Api Pasifik yang Rawan Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.