Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Wisatawan 28 Negara Datang Melihat Hiu Paus di Botubarani

redaksi
10 September 2018
Kategori : Hiu Paus
0
Wisatawan 28 Negara Datang Melihat Hiu Paus di Botubarani

Hiu Paus di perairan Botubarani, Gorontalo. FOTO-FOTO: DARILAUT.ID

WISATAWAN asing dari 28 negara datang untuk melihat hiu paus (whale shark) di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Tahun ini, sejak kemunculan hiu paus di awal Mei 2018 hingga awal September wisatawan asing datang bergantian ke Botubarani.

Kebanyakan wisatawan asing ini berasal dari Eropa, seperti Perancis, Jerman, Belanda, Spanyol dan Swedia.

Biasanya, wisatawan asal Eropa paling banyak datang ke Botubarani, di hari tiba atau keberangkatan kapal feri tujuan Gorontalo menuju Wakai, Togean.

Kebanyakan wisatawan asal Eropa melihat hiu paus (Rhincodon typus) dengan menggunakan alat selam snorkeling atau melihat dari atas perahu.

Seperti pada Jumat (7/9) rombongan wisatawan asing yang ke Botubarani, berasal dari Perancis, Jerman dan Catalonia.

Sementara wisatawan Indonesia, dari berbagai daerah juga datang untuk menyaksikan hiu paus. Wahab Matoka, petugas yang mengawasi aktivitas pengunjung di Botubarani, melalui pengeras suara selalu mengingatkan untuk tidak menyentuh hiu paus.

Pada Minggu (9/9), warga Botubarani melakukan kegiatan bersih sampah plastik di pantai dan laut. Saat itu, masih terdapat satu ekor hiu paus yang bisa dilihat dari dekat di Botubarani.

“Jangan menyentuh hiu paus,” kata Wahab. Pengunjung juga diingatkan untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan.*

Tags: gorontaloHiu Paus
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Sampah Plastik di Pulau Ponelo

Next Post

Ratusan Nelayan Mandar Berpangkalan di Kwandang, Gorontalo

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Ratusan Nelayan Mandar Berpangkalan di Kwandang, Gorontalo

Ratusan Nelayan Mandar Berpangkalan di Kwandang, Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Organisasi Meteorologi Memperbarui Pedoman Penyelamatan Data

Prakiraan Suhu Permukaan Daratan April Mei Juni 2026 di Atas Normal

Elkana Amarduan, 23 Tahun Merawat Rambu Suar di Perbatasan Indonesia – Australia

Serpihan Roket yang Jatuh di Kalimantan Barat Milik China National Space Administration

Minggu Pertama Maret, Empat Insiden Perampokan Laut di Nongsa Point, Batam

428 Sensor Seismograf Telah Terpasang di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.