
Setelah sekitar dua detik, keinginannya terkabul. “Saat berikutnya saya merasa paus berubah ke arah lain dan dilepaskan, kemudian keluar dari mulut,” kata Rainer.
Paus Bryde tersebut memiliki panjang 14 hingga 15 meter. Ketika makan, paus ini memangsa sambil berjalan dengan mulut terbuka.
Momen ini dapat dilihat melalui video dengan judul “I Was Spat Out By A Whale | SNAPPED IN THE WILD” yang diposting akun Barcroft Animals pada 7 Maret 2019,
Pada Sabtu 21 Desember 2019, nelayan di Desa Ujungmanik, Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyelamatkan paus Bryde kerdil (Balaenoptera edeni).
Saat air sudah surut, nelayan Ujungmanik Edi Santoso (34 tahun) yang pertama menemukan paus tersebut melihat mamalia laut ini meneteskan air mata.
“Kasihan lihat ikan yang besar ini, menangis, ada air matanya,” ujar Edi.
Nelayan yang datang ke lokasi, sempat menampung air mata paus tersebut.
Mulanya, Edi mengira itu terpal hitam. Dari kejauhan Edi yang membawa perahu bersama 3 pemancing asal Ciamis melihat terpal hitam dari kejauhan. Setelah dekat, Edi makin penasaran, ternyata bukan terpal hitam.
Perahu mendekat. Waktu menunjukkan pukul 05.30 WIB. Terlihat seekor paus terdampar di akar mangrove di Desa Ujungmanik.
Bagian tengah tubuh dan kepala paus ini berada di antara akar mangrove jenis Rhizophora dan Nypa fruticans (nipah).





Komentar tentang post