Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Plastik Cemari Biota Laut Ganggu Keseimbangan Ekosistem

redaksi
11 September 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Jakarta – Sampah plastik dapat menimbulkan dampak buruk di laut. Plastik dan partikel plastik kecil (mikroplastik) yang mencemari biota laut akan mengganggu keseimbangan ekosistem.

Hal ini menjadi perhatian serius delegasi berbagai negara dalam The 11th Open-Ended Working Group (OEWG) of the Basel Convention yang berlangsung di Jenewa, pada 3 – 6 September 2018.

Konvensi Basel merupakan perjanjian internasional untuk mengontrol polusi zat kimia dan limbah bahan berbahaya. Pencemaran plastik di laut menjadi topik hangat pada OEWG tersebut.

Upaya mengatasi sampah plastik di laut memerlukan kerja sama global. Semua negara perlu berbagi pengalaman, transfer teknologi serta koordinasi lintas batas. Indonesia sendiri telah memiliki kerja sama dengan Norwegia dalam mengatasi sampah plastik laut di Teluk Jakarta.

Dengan dibawanya isu sampah plastik ini pada level global, diharapkan bentuk kerja sama pengurangan sampah plastik menjadi semakin masif, efektif dan sistematis.

Bertambahnya volume sampah plastik menjadi masalah yang perlu ditangani serius. Sea Education Association memperkirakan bahwa sejak 1950 telah diproduksi 8.3 miliar ton plastik.

Plastik memiliki efek samping yang besar bagi lingkungan karena sulit terurai akibat panjangnya rantai karbon. Pencemaran plastik dikhawatirkan mengganggu ekosistem dan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Atas prakarsa Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya (PTRI) Jenewa, Indonesia bersama Swiss, Norwegia, Prancis, Inggris, Uruguay dan Kolombia menyuarakan perlunya aksi global mengurangi limbah plastik. Terutama pada ekosistem laut, dengan menyelenggarakan High-Level Event on Marine Plastic Litter and Microplastics di Markas Besar PBB Jenewa, Swiss (4/9).

Dalam diskusi tersebut, Indonesia diwakili Direktur Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr Novrizal Tahar. Acara diskusi ini diikuti delegasi OEWG dan Perwakilan Tetap berbagai negara.
Novrizal mengatakan, kebijakan dan strategi pengurangan sampah plastik laut sebesar 30 persen pada 2025. Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa program nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik.

Menurut Wakil Tetap RI di Jenewa Hasan Kleib, Indonesia secara konsisten mendukung pembahasan isu sampah plastik di laut pada berbagai forum global, termasuk Konvensi Basel. Dengan harapan memperoleh dukungan peningkatan keahlian dan kapasitas kelembagaan nasional. “Dengan garis pantai terpanjang nomor dua di dunia, laut dan sumber daya hayati serta non hayati di dalamnya adalah kekayaan penting bangsa Indonesia yang harus terus kita jaga,” ujar Hasan.

Kegiatan ini dibuka Direktur Eksekutif Konvensi Basel, Rolph Payet. Diskusi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran global perlunya tindakan kolektif dalam mengatasi sampah plastik laut.*

Sumber: Kemlu.go.id/PTRI Jenewa

Tags: KemluMikroplastiksampah plastik
Bagikan12Tweet8KirimKirim
Previous Post

Penanganan Polusi Sampah Laut

Next Post

Puntung Rokok, Sampah Terbesar di Lautan

Postingan Terkait

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026
3 Tahun Darilaut.id

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

11 Juni 2026

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Next Post
Puntung Rokok, Sampah Terbesar di Lautan

Puntung Rokok, Sampah Terbesar di Lautan

Komentar tentang post

TERBARU

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

AmsiNews

REKOMENDASI

KJRI Cape Town Fasilitasi Repatriasi Pelaut Indonesia

Festival Panggil Dugong Jadi Agenda Tahunan di Alor

10 Kapal Pinisi Ditempatkan untuk KTT ASEAN di Labuan Bajo

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

2 Tahun Darilaut.id

Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia Mengakhiri Tugas di Tahun Terpanas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.